Mantan Menkeu Ditangkap karena Pencucian Uang

1 hari yang lalu 4
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan menteri finansial (Menkeu) ditangkap atas tuduhan pencucian uang, Senin malam. Ini terjadi di Nepal, sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (24/6/2026).

Bishnu Prasad Paudel ditangkap seiring upaya pemerintah Nepal nan didukung Generasi Z, meningkatkan penindakan korupsi di bawah pemerintahan sebelumnya. Paudel (66), sebelumnya dikenal sebagai seorang pemimpin senior di Partai Komunis Nepal (UML) dan tokoh kunci dalam rezim K.P. Sharma Oli.

"Ia ditahan dari sebuah hotel di Nepal barat," kata polisi.

"Paudel sedang dibawa ke Kathmandu dan bakal diserahkan ke Departemen Investigasi Pencucian Uang," tambah ahli bicara polisi Abi Narayan Kafle.

Menteri Keuangan Nepal, Bishnu Prasad Paudel, berbareng istrinya, diarak massa dari rumahnya pada Selasa (9/9/2025), di tengah demo nan berujung kerusuhan. (X/@ashoswai)Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Nepal, Bishnu Prasad Paudel saat kerusuhan di Nepal 2025 (X/@ashoswai) 

Penangkapannya terjadi beberapa bulan setelah pemerintahan Oli digulingkan menyusul protes anti-korupsi nan menyebabkan 76 orang tewas dan lebih dari 2.500 orang terluka di Nepal. Kala itu, kekacauan terjadi di mana-mana dengan gedung pemerintah, termasuk parlemen, dibakar.

Oli dan menteri sendiri ditangkap lantaran kandas mencegah kekerasan. Keduanya sekarang telah dibebaskan dengan jaminan.

Pihak Paudel, hingga buletin diturunkan, tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar. Seorang pejabat UML mengatakan para pemimpin senior partai bakal berjumpa untuk membahas perkembangan tersebut.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Balendra Shah, seorang rapper berumur 36 tahun nan beranjak menjadi politisi dan menjabat pada bulan Maret setelah meraih mandat besar dengan janji untuk memberantas korupsi. Ia telah berjanji untuk mengambil tindakan terhadap pelanggaran di masa lalu.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya