Penyanyi Marcel Siahaan.(Dok. Antara)
LEMBAGA Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) resmi menjalin kerja sama strategis dengan USEA Global melalui penandatanganan Cooperation Agreement pada Senin (21/7/2026). Kolaborasi ini bermaksud untuk menghidupkan kembali lagu-lagu lama alias sleeping repertoire agar kembali mendapatkan nilai ekonomi melalui platform digital.
Ketua LMKN Pemilik Hak Terkait, Marcell Siahaan, menyatakan bahwa karya musik tidak pernah betul-betul meninggal selama tetap diperdengarkan. Melalui kerja sama ini, lagu-lagu nan sudah lama tidak terdengar diharapkan bisa kembali terkenal (hype) dan memberikan motivasi bagi para pembuat untuk terus berkarya.
"Harapannya dengan kita bekerja sama dengan platform ini, lagu-lagu nan selama ini tidak lagi banyak didengar bisa kembali diperdengarkan. Hal ini tentu bisa memotivasi pencipta-penciptanya untuk melanjutkan karyanya nan lain," ujar Marcell di Jakarta.
Marcell menekankan bahwa faedah ekonomi dari penggunaan karya musik tidak berakhir meskipun penciptanya telah tiada. Royalti tetap menjadi kewenangan nan dapat diterima oleh mahir waris. Sistem baru ini dirancang untuk mewujudkan pengedaran royalti nan lebih setara dan proporsional berasas penggunaan nyata (usage-based) di platform digital.
Kerja sama dengan USEA Global juga dipandang sebagai solusi atas tantangan royalti di industri musik Indonesia. Platform digital sekarang dapat memanfaatkan katalog lagu secara legal, sementara LMKN mendapatkan info rujukan penggunaan musik nan jeli sebagai dasar pengelolaan dan pembagian royalti.
Pada tahun pertama implementasi, LMKN bakal konsentrasi pada penyempurnaan sistem pengelolaan penggunaan musik. Langkah ini menjadi proyek percontohan untuk membangun fondasi sistem royalti digital nan transparan. Meski dampaknya tidak instan, Marcell optimistis sistem ini bakal memberikan hasil nyata bagi para pemilik hak.
Bagi Marcell, keberhasilan kerjasama ini tidak hanya diukur dari tertatanya administrasi, tetapi juga dari apresiasi masyarakat terhadap karya musik Indonesia. Ketika lagu lama kembali diputar, kewenangan ekonomi pembuat dan mahir waris nan melekat pada karya tersebut pun ikut terlindungi. (Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·