Pembalap Red Bull Max Verstappen asal Belanda.(Xinhua/Tofik Babayev)
PEMBALAP jagoan Red Bull Racing, Max Verstappen, menegaskan komitmen loyalitasnya terhadap tim nan telah membesarkan namanya. Pembalap asal Belanda tersebut mengaku tidak bisa membayangkan dirinya mengenakan seragam tim lain di grid Formula 1 selain warna kebanggaan Red Bull.
"Karena saya tidak merasa perlu untuk berubah tim hanya untuk mengubah seragam, dan saya tidak perlu mengemudi dengan warna lain," ujar Verstappen sebagaimana dikutip dari laman resmi Formula 1, Jumat (21/8).
Verstappen apalagi sempat berkelakar mengenai estetika seragam timnya musim ini. Ia merasa sangat nyaman dengan kombinasi warna hitam dan biru nan diusung Red Bull, mengingat biru merupakan warna favoritnya. Hal ini menambah rasa betahnya berada di dalam kokpit mobil tim nan bermarkas di Milton Keynes tersebut.
"Warna favoritku adalah biru, jadi seragam musim ini sangat membantu! Tapi tentu saja bakal menjadi perjalanan nan sangat luar biasa ke depannya," imbuh jawara bumi empat kali tersebut.
Komitmen Hingga Musim 2030
Kesetiaan Verstappen bukan sekadar kata-kata. Pembalap berumur 28 tahun tersebut telah resmi memperpanjang kontraknya dengan lama panjang nan bakal mengikatnya berbareng Red Bull hingga musim 2030 mendatang. Langkah ini mempertegas posisinya sebagai pilar utama proyek jangka panjang tim.
Perjalanan Verstappen berbareng family besar Red Bull dimulai sejak usia sangat muda. Ia melakoni debut di Formula 1 pada musim 2015 berbareng Toro Rosso (kini berjulukan Racing Bulls). Berkat performa nan menjanjikan, dia dipromosikan ke tim utama Red Bull pada pertengahan musim 2016 dan langsung mencatatkan kemenangan di balapan pertamanya berbareng tim tersebut.
Statistik Karier Max Verstappen di Red Bull:
- Debut Tim Utama: Musim 2016
- Gelar Juara Dunia: 4 Kali
- Total Balapan: 221
- Kemenangan: 71
- Podium: 131
Ambisi Pensiun di Satu Tim
Di tengah dinamika bursa transfer pembalap F1 nan sering kali mengejutkan, Verstappen justru mempunyai angan nan berbeda. Ia mau mengikuti jejak beberapa legenda olahraga nan menghabiskan seluruh alias sebagian besar masa jayanya di satu tempat.
"Saya senang berada di sini. Saya rasa ini bakal menjadi sebuah cerita nan sangat dahsyat seandainya itu memungkinkan, tetap berada di Red Bull dan pensiun dari balapan dengan tetap berada di satu tim nan sama," tegas Verstappen.
Meskipun saat ini persaingan di lintasan semakin ketat dengan bangkitnya tim-tim seperti McLaren, Ferrari, dan Mercedes, Verstappen tetap meletakkan kepercayaan penuh pada pengembangan unit daya baru melalui Red Bull Powertrains dan visi teknis tim untuk tetap berada di puncak kejuaraan hingga akhir masa kontraknya. (Ant/I-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·