Mayat Pria di Grobogan Diduga Korban Perampokan Konter HP di Ambarawa

5 jam yang lalu 5
Mayat Pria di Grobogan Diduga Korban Perampokan Konter HP di Ambarawa Polisi sedang mengevakuasi sosok mayit laki-laki dari dalam sedan diparkir di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, diduga merupakan korban perampokan konter di Ambarawa, Kabupaten Semarang Kamis (6/8) malam.(Dok.Kepolisian)

SEORANG laki-laki diperkirakan berumur 25 tahun ditemukan telah tewas di jok belakang mobil sedan di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Pria itu diduga merupakan korban perampokan sebuah konter di Ambarawa, Kabupaten Semarang. 

Polisi tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap kondisi mayit dan  identitas korban nan sekarang sedang diperiksa di RS Bhayangkara Semarang. Korban diduga sebagai Candra, pemilik toko seluler di Ambarawa, Kabupaten Semarang nan menjadi korban perampokan, 

"Awalnya penduduk berprasangka ada mobil tidak di kenal pemiliknya itu parkir dari pagi hingga jelang malam Kamis (6/8), ketika diintip dari jendela ada sosok lekaki nan tidur di jog belakang di dalam mobil itu hingga dilaporkan ke kepolisian, " kata Kepala Polsek Gubuk AKP Anang Heriyanto. 

Petugas kepolisian dari Polsek dan Satuan Reskrim Polres Grobogan, lanjut Anang Heriyanto, kemudian melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Di samping mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Semarang untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian dan identitas korban. 

Koordinasi dengan Polres Semarang

Berdasarkan keterangan sementara, ungkap Anang , korban bukan merupakan penduduk setempat. Informasi beredar lainnya mengatakan korban merupakan penduduk Ambarawa, Kabupaten Semarang, pemilik sebuah konter nan merupakan korban perampokan. "Kami tetap selidiki dan koordinasikan ke Polres Semarang," tambahnya. 

Kepala Satuan Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana secara terpisah mengatakan hingga saat ini petugas tetap melakukan penyelidikan atas kasus perampokan konter Hp Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (5)8) malam. Kepolisan telah memeriksa letak kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi. 

Dalam pemeriksaan sementara, menurut Bodia Teja Lelana, kondisi konter tersebut cukup acak-acakan dan dagangan hilang, demikian juga pemilik konter Candra berikut mobil sedan nan juga hilang, lantaran menurut keterangan saksi korban ada di dalam tempat upaya itu setelah para tenaga kerja pulang. 

"Kami juga datang ke Grobogan untuk melakukan pemeriksaan atas penemuan mayat da  mobil sedan di sana, lantaran ada dugaan kuat adalah korban perampokan di Ambarawa itu, " ujar Bodia Teja Lelana Jumat (7/8). 

Sementara itu saksi Nurul merupakan salah satu  karyawan konter mengungkapkan bahwa awalnya pada Kamis (6/8)  pagi berbareng sejumlah rekan kerjanya datang untuk masuk kerja seperti biasa, namun hingga siang konter belum buka, apalagi ketika coba dihubungi gawainya tidak ada tanggapan. 

Bersama sejumlah tenaga kerja konter akhirnya memberanikan diri memandang dari pintu belakang dan rupanya kondisi sudah acak-acakan serta pemilik menghilang termasuk mobil sedan juga tidak ada. "Kemudian perihal ini dilaporkan ke kepolisian dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan, kami juga kaget dan tidak tau dimana pemilik konter itu, " imbuhnya, (Z-2) 

Selengkapnya