Ilustrasi(Mekari)
PERUSAHAAN Software-as-a-Service (SaaS) terkemuka di Indonesia, Mekari, resmi meluncurkan Mekari Desty. Platform omnichannel commerce terintegrasi pertama di Indonesia ini menghubungkan operasional penjualan front-end dan manajemen back-office dalam satu ekosistem terpadu.
Solusi ini dirancang untuk mengatasi tantangan operasional multi-channel pelaku ritel dan UMKM digital, seperti selisih stok, pesanan terlewat, dan rekap finansial nan rumit.
Tantangan operasional ini sejalan dengan temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Lemahnya mengambil teknologi serta kompleksnya integrasi info kerap memicu "jebakan pertumbuhan" bagi UMKM, di mana lonjakan omzet justru diikuti oleh tingginya beban operasional manual.
CEO Mekari, Suwandi Soh, menyampaikan bahwa integrasi ini merupakan perwujudan visi jangka panjang perusahaan.
"Selama ini, banyak pelaku upaya di Indonesia sukses membangun brand nan kuat di kanal penjualan mereka, tetapi operasional back-office nan tidak sinkron justru menjadi pemisah tertinggi pertumbuhan mereka. Kehadiran Mekari Desty dalam ekosistem kami adalah jawaban atas kesenjangan itu. Kami tidak hanya membantu upaya berdagang lebih banyak, namun kami membantu mereka tumbuh dengan fondasi nan kokoh dan info nan bisa diandalkan untuk setiap keputusan strategis," ujar Suwandi.
Fitur Terpadu dan Model Pay-as-You-Grow
Melalui satu dashboard, platform ini menyambungkan beragam marketplace (Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli), social commerce (TikTok Shop, WhatsApp), hingga situs berdikari (Shopify, WooCommerce, Plugo). Setiap pesanan disinkronkan secara real-time dengan stok, status pengiriman, hingga pembukuan keuangan.
Kemudahan ini dirasakan langsung oleh Bambang, pemilik brand Moxie Inconspiracy.
"Kehadiran platform ini sangat membantu kami, terutama dalam menyinkronkan stok di seluruh marketplace. Setelah menggunakan Desty Omni, kami tidak lagi cemas dengan akibat kehabisan produk alias stok nan tidak tercatat, sehingga pengelolaan inventaris menjadi lebih kondusif dan efisien," ungkap Bambang.
Platform ini menerapkan model upaya pay-as-you-grow, sehingga biaya operasional menyesuaikan volume transaksi tanpa membebankan fixed cost.
Didukung Kecerdasan Buatan Mekari Airene
Untuk membantu pengambilan keputusan strategis, sistem ini diperkuat oleh Mekari Airene. Fitur analitis berbasis AI ini mengolah info penjualan dari front-end dan menghubungkannya dengan laporan keuangan. AI ini secara proaktif memberikan rekomendasi bisnis, seperti saran penambahan stok saat terjadi lonjakan penjualan berasas proyeksi arus kas.
Saat ini, ekosistem SaaS ini telah dipercaya oleh lebih dari 55.000 pengguna upaya dengan standar keamanan info tersertifikasi ISO 27001. (Z-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·