Mekari Talenta Perkuat Kapabilitas AI untuk Transformasi SDM

3 hari yang lalu 10
Mekari Talenta Perkuat Kapabilitas AI untuk Transformasi SDM Ilustrasi.(MI)

MEKARI Talenta memperluas kapabilitas kepintaran buatan (AI) untuk membantu tim human resources (HR) alias sumber daya manusia (SDM) di Indonesia beralih bentuk dari kegunaan administratif menjadi mitra strategis bisnis. Langkah ini diambil guna menjawab tekanan industri nan menuntut HR berkontribusi langsung dalam pengambilan keputusan berbasis data.

Saat ini, pekerjaan HR dituntut menjalankan peran ganda: menjaga operasional harian seperti payroll dan absensi, sekaligus menjadi mitra strategis nan menentukan arah kebijakan mengenai produktivitas dan akibat talenta. Dengan keterbatasan staf dan meningkatnya ekspektasi tenaga kerja generasi milenial serta Gen Z, AI sekarang menjadi bagian aktif dalam proses pengambilan keputusan, bukan sekadar perangkat bantu.

Riset PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025 mengungkapkan bahwa 69 persen pekerja di Indonesia menggunakan AI, lebih tinggi dari rata-rata dunia (54%). Namun, penggunaan harian baru mencapai 16 persen, menunjukkan potensi besar nan belum tergarap maksimal. Di sisi lain, Mercer Global Talent Trends 2026 mencatat ada kesenjangan prioritas ialah 63 persen C-suite konsentrasi pada integrasi AI untuk kreasi ulang pekerjaan, sementara HR lebih konsentrasi pada peningkatan pengalaman karyawan.

Inovasi Mekari Airene di Meja Kerja HR

Menjawab tantangan tersebut, solusi Cloud HCM Software dari ekosistem Mekari itu menghadirkan Mekari Airene nan terintegrasi langsung dalam alur kerja HR sehari-hari. Berikut sejumlah kapabilitas baru nan dihadirkan:

  • Mekari Airene HR Copilot: Asisten berbasis AI nan menjawab pertanyaan tim HR dalam Bahasa Indonesia mengenai info THP hingga tren lembur secara instan.
  • Performance Review Summarization: Merangkum hasil tinjauan keahlian dari beragam reviewer, memangkas waktu pembuatan ringkasan hingga 70 persen.
  • Turnover Prediction: Menganalisis perilaku kerja untuk memprediksi tenaga kerja nan berisiko mengundurkan diri dalam 30 hari ke depan.
  • Auto Reimbursement & Fraud Detection: Memproses klaim secara otomatis dan mendeteksi kejanggalan seperti struk salinan alias pola mencurigakan.
  • Liveness Attendance: Verifikasi kehadiran berbasis AI untuk memastikan integritas info ketidakhadiran dan mencegah kecurangan.
  • Smart Recruitment: Meliputi Candidate Matching, CV Parser otomatis, dan pengelolaan Talent Pool untuk mempercepat proses sourcing.

Studi Kasus: Klinik estetika dengan 1.400 tenaga kerja di 49 bagian sukses meningkatkan efisiensi pengelolaan ketidakhadiran hingga 85 persen setelah menggunakan AI Liveness Validation. Selain itu, 90 persen komponen payroll sekarang melangkah otomatis, memungkinkan tim HR konsentrasi pada pengembangan karyawan.

Ekosistem Terintegrasi dan Keamanan Data

Mekari Airene didukung oleh empat pilar utama: Data Platform terpusat, Agentic Capabilities untuk eksekusi tindakan otomatis, AI Guardrails untuk kepatuhan, dan Offline LLM nan menjamin keamanan info sensitif di server internal Mekari. Sebagai bagian dari ekosistem, info di Mekari Talenta mengalir otomatis ke produk lain seperti Mekari Sign, Flex, Expense, Jurnal, hingga Klikpajak.

CEO Mekari, Suwandi Soh, menegaskan bahwa teknologi ini dirancang untuk memberikan perangkat sekelas enterprise dunia dengan pemahaman lokal nan mendalam. "AI tidak menggantikan peran HR, tetapi membebaskan mereka dari pekerjaan administratif berulang agar bisa kembali ke peran terpentingnya: membangun manusia," ujarnya.

Stevens Jethefer, Head of Business Mekari Talenta, menambahkan bahwa mengambil AI adalah soal kualitas keputusan. "Ketika proses rutin melangkah otomatis dan info tersaji jelas, HR naik kelas menjadi mitra strategis nan turut menentukan arah bisnis," tutupnya. (MTVN/I-2)

Selengkapnya