Menaker dan Ara Datangi Kantor Purbaya, Bahas Tapera-Nasib Rusun MBR

1 hari yang lalu 5
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Tiga Menteri menggelar rapat terbatas mengenai tindak lanjut pengarahan Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan rumah susun (rusun) subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Tiga menteri itu adalah Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait alias Ara, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.

Tak hanya membahas rusun subsidi untuk MBR, rapat ini juga membahas pertimbangan dan rencana program BP Tapera.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden Prabowo mulai membangun program rusun subsidi. Di tahap awal sebanyak 140.000 unit rusun dibangun di Kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan bakal ada sekitar 140.000 unit rusun subsidi dibangun di atas lahan 30 hektare

"Pak James (Bos Lippo Group James Riady) ini bicara sama saya langsung dengan Pak Hashim (Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo) dan Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Rencana tahun ini sudah bakal dimulai rumah susun nan bakal dibangun buat rakyat di Meikarta," kata Ara di Kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026) lalu.

Ara menjelaskan, letak pembangunan rusun subsidi tersebut telah disiapkan. Kawasan Meikarta dinilai mempunyai kebutuhan kediaman nan tinggi, terutama dari kalangan pekerja dan pekerja nan beraktivitas di area industri sekitar.

"Segera tahun ini kita bakal mulai membangun lahannya sudah siap dan saya pikir jika segi demand-nya di wilayah itu saya pikir luar biasa," imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menilai kerjasama dengan developer swasta menjadi langkah dalam percepatan pembangunan rusun. Ara pun mendorong agar proyek ini tidak berkepanjangan dan segera masuk tahap konstruksi.

"Untuk rumah susun saya berambisi jangan lama-lama segera dibangun Bu Sri (Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Hariyati), Pak James, segera dibuat, konsentrasi di situ," tuturnya.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya