Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang

2 jam yang lalu 2

loading...

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi sepuluh calon wisudawan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII nan berasal dari beragam latar belakang. Foto/Dok. SindoNews

SUMEDANG - Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi sepuluh calon wisudawan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) Angkatan XXXIII nan berasal dari beragam latar belakang. Hal tersebut menunjukkan proses rekrutmen dan pembelajaran di IPDN melangkah dengan baik. Para calon wisudawan bisa meraih prestasi melalui keahlian dan kerja keras, bukan lantaran aspek privilese ekonomi.

"Itu nan membikin saya bangga, artinya proses rekrutmen pada saat awal mereka benar. Dan proses belajar di sini juga benar. Karena mereka bukan dari kalangan nan dapat dikatakan mampu. Tapi bisa meraih 10 besar dari 1.204 nan insyaallah kelak bakal diwisuda dan dilantik," katanya di Gedung Balairung Rudini IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (22/7/2026). Baca juga: Dies Natalis ke-70, IPDN Perkuat Visi Jadi Kampus Kedinasan Bertaraf Dunia

Saat memberikan pengarahan dalam pembekalan kepada Praja Utama Angkatan XXXIII Tahun 2026 nan bakal segera diwisuda, Mendagri memanggil sepuluh calon wisudawan terbaik ke atas panggung untuk menanyakan langsung latar belakang mereka. Mereka berasal dari beragam latar belakang keluarga, mulai dari anak petani, pedagang, tenaga pendidik, wiraswasta, hingga personil TNI dan Polri.

"Berasal dari keluarga, latar belakang family nan biasa-biasa saja, nan nomor satu apalagi orang tuanya hanya pekerja gedung dari NTT. Kemudian ada lagi nan orang tuanya nan buka warung saja. Ada nan dari TNI/Polri, tapi dari Bintara," ujarnya.

Salah satu nan mendapat perhatian Mendagri adalah peraih ranking pertama sekaligus penerima penghargaan Kartika Astha Brata, penghargaan tahunan bergengsi nan diberikan kepada Pamong Praja Muda lulusan terbaik IPDN. Tahun ini, penghargaan tersebut diraih oleh Aji Bayu Ramadhan, praja asal pendaftaran Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selengkapnya