Mendagri Tegaskan ASN Harus Beradaptasi dan Layani Masyarakat Beragam

18 jam yang lalu 5

Sumedang, CNBC Indonesia - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) kudu bisa beradaptasi dengan karakter setiap wilayah penugasan. Selain itu, ASN juga kudu siap melayani masyarakat nan sangat beragam.

Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan pengarahan pada Sidang Senat Terbuka Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam rangka Wisuda Program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Magister Terapan Ilmu Pemerintahan, Program Pendidikan Profesi Kepamongprajaan, dan Program Doktor Ilmu Pemerintahan Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Balairung Rudini Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026).

Mendagri mengatakan, para lulusan IPDN bakal menjadi bagian dari ASN nan berkedudukan krusial dalam mengelola manajemen pemerintahan secara efektif dan efisien. Menurutnya, tantangan tersebut semakin besar lantaran Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah masyarakat nan besar serta mempunyai tingkat kemajemukan nan tinggi.

Ia menjelaskan, Indonesia mempunyai kompleksitas nan tidak dimiliki banyak negara lain, baik dari sisi geografis maupun karakter masyarakat. Karena itu, setiap ASN dituntut memahami kondisi sosial nan beragam agar pelayanan publik dapat melangkah secara optimal.

"Dan Indonesia kita adalah mempunyai negara nan besar, itu kudu kita betul-betul pahami. Negara kita adalah negara kepulauan terbesar di bumi ... Negara kepulauan terbesar dengan populasi terbesar adalah Indonesia. Ini mengandung kompleksitas sendiri untuk mengelola manajemen pemerintahannya," ujarnya.

Ia menambahkan, keberagaman Indonesia juga tercermin dari karakter masyarakat nan berbeda-beda. Mengacu pada pandangan seorang sosiolog, Mendagri menyebut Indonesia mempunyai empat jenis masyarakat, ialah informative society, industrial society, agricultural society, dan pre-agricultural society. Masing-masing mempunyai karakter dan kebutuhan pelayanan pemerintahan nan berbeda.

Karena itu, ASN tidak dapat menerapkan pendekatan nan sama di setiap wilayah. Menurutnya, keahlian beradaptasi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Dan itu bakal berhadapan, adik-adik semua bakal berhadapan sama mereka, kudu melayani mereka ... Karena adik-adik bakal ditempatkan di mana saja di seluruh Indonesia. Dan kudu siap dengan itu," jelasnya.

Lebih lanjut, Mendagri mengingatkan para lulusan IPDN agar tidak memilih-milih letak penugasan. ASN, kata dia, kudu siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia serta bisa menerapkan pengetahuan pemerintahan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.

"Dan kudu siap beradaptasi menerapkan pengetahuan pemerintahannya sesuai kondisi masyarakat nan sangat variatif itu. Jangan berpikir kelak bakal dinasnya di Bandung saja alias Jakarta," tegasnya.

(rah/rah)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya