Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Rini Widyantini, mengunggah tulisan surat nan isinya ditunjukkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Surat tersebut dibanjiri komentar dari beragam ASN nan mengaku terharu dengan isinya.
Adapun surat tersebut diunggah melalui IG @menpanrb, Sabtu 18 Juli 2026. Membuka surat tersebut, Rini menyampaikan rasa hormat dan rasa terima kasih kepada seluruh ASN, nan telah mengabdi setiap hari untuk melayani masyarakat.
MenPANRB meminta kepada ASN untuk terus menjaga integritasnya dalam melakukan pekerjaan sehingga dapat menimbulkan kebanggaan bangsa.
"Teruslah menjaga integritas, menguatkan semangat pengabdian, dan menjadi kebanggaan Indonesia," papanya, dikutip Senin (20/7/2026).
Rini berambisi agar ASN dapat bekerja melayani dengan tetap tersenyum, tetap amanah dan ibadah, serta semangat melayani bangsa. Tidak dijelaskan kenapa Rini menuliskan surat ini, tetapi berikut ini isi komplit surat MenPAN-RB tersebut:
Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara di penjuru Indonesia, nan saya cintai dan banggakan
Hari ini saya mau menyapa Anda sebagai sesama manusia nan sedang mengemban amanah besar.Saya tahu, tidak semua hari terasa mudah.
Ada nan bekerja dengan keterbatasan.
Ada nan menghadapi ekspektasi masyarakat nan tinggi.
Ada nan kudu tetap tersenyum melayani, meskipun sedang menyimpan lelah, kangen keluarga, alias persoalan pribadi.
Namun setiap pagi, Anda tetap mengenakan seragam pengabdian.
Tetap membuka ruang pelayanan.
Tetap menjawab kebutuhan masyarakat.
Tetap hadir.
Dan ketahuilah, kehadiran itu berfaedah amanah dan ibadah.
Mungkin tidak semua kerja keras Anda mendapat tepuk tangan.
Mungkin tidak semua pengorbanan menjadi berita.
Namun setiap anak nan mendapat pendidikan lebih baik, setiap pasien nan dilayani dengan tulus, setiap support nan sampai kepada masyarakat,setiap jalan nan dibangun,setiap info nan dikelola dengan benar,semuanya adalah wajah nyata negara nan bekerja.
Negara datang melalui tangan-tangan Anda.
Di tengah beragam tantangan dan juga kesempatan lompatan besar Indonesia nan kita hadapi hari ini, saya mau membujuk kita semua tetap konsentrasi untuk menjalankan amanah besar dari negara nan kita cintai.
Tantangan jadikan booster untuk terus semangat melayani. Justru saat tantangan, profesionalisme dibuktikan, dan pengabdian menemukan maknanya.
Sejarah bangsa ini tidak dibangun olehmereka nan bekerja hanya ketika keadaanmudah.
Sejarah dibangun oleh mereka nan tetap berdiri, tetap bekerja, dan tetap percaya bahwa kebaikan nan dilakukan hari ini bakal menjadi warisan bagi generasi berikutnya.
Saya percaya tetap sangat banyak aparatur nan bekerja dalam diam, tanpa sorotan, tanpa pujian, tetapi dengan dedikasi nan luar biasa. Mereka adalah wajah Indonesia nan sesungguhnya.
Teruslah menjadi ASN nan berAKHLAK.
Teruslah menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan nan semakin berkualitas.
Semangat Bangga Melayani Bangsa menjadi fondasi budaya bekerja ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dan negara kita tercinta.
Mari kita buktikan bahwa birokrasi bukan sekadar menjalankan administrasi, tetapi menjadi kekuatan nan menghadirkan harapan.
Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ketulusan Anda semua.
Tetaplah menjadi cahaya.Tetaplah melayani, apalagi ketika tidak semua orang melihat.
Karena Indonesia nan maju tidaklah lahir dari kerja satu orang, tetapi dari jutaan ASN nan memilih untuk tetap mengabdi dengan hati.
Teruslah melayani.
Teruslah menginspirasi.
Teruslah menjaga Indonesia.
Salam hangat,
Rini Widyantini
18 Juli 2026
Tak hanya Rini, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan pesan unik kepada ASN. Dalam unggahan IG resmi BKN, terpampang tulisan pesan dari Zudan. Berbeda dengan Rini, tulisan tersebut tidak ditulis langsung dengan tangan.
Dia menyampaikan pentingnya peran ASN dalam melakukan pengabdian untuk masyarakat meski kerja-kerjanya luput dari lampu sorotan.
"Pengabdian nan sunyi, bangsa nan bertumbuh. Tak semua karya ASN disorot lampu panggung. Namun di ruang kelas nan sunyi, di kembali meja pelayanan, di setiap laporan nan diteliti dengan saksama di situlah degub sebuah bangsa dijaga tetap hidup," tulis dalam unggahan BKN.
Menurutnya, pengabdian itu kudu dilakukan para ASN terlepas dari apa pun profesinya. Dia mengungkapkan ada sebanyak 6,7 juta ASN nan mempunyai langkah berbeda-beda dalam mengabdi untuk negeri.
"Guru, bidan, Satpol PP, peneliti, perawat, dokter, dan lainnya. 6,7 juta ASN adalah 6,7 juta langkah mencintai Indonesia. Melangkahlah, Allah SWT meridhoi setiap karya nan tulus untuk negeri," tulisnya.
(haa/haa)
Addsource on Google

2 hari yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·