Mensos Tegaskan Pemain Judol dan ASN Tak Lagi Jadi Penerima Bansos

2 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

loading...

Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan penyaluran support sosial (bansos) terus diperketat di mana pemain judol dan ASN tak lagi jadi penerima. Foto/SindoNews

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan penyaluran bantuan sosial (bansos) terus diperketat dengan membersihkan info penerima nan dinilai tidak lagi memenuhi syarat. Sejumlah golongan nan masuk dalam negative list, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, hingga pemain gambling online (judol), dipastikan tidak lagi menerima bansos.

Gus Ipul juga memastikan proses pemutakhiran info dilakukan secara berkepanjangan agar penyaluran support semakin tepat sasaran. “Itu info nan mungkin sudah tidak terima bansos lagi, artinya nan masuk negative list ya tidak kita salurkan lagi. Misalnya nan apa judol gitu ya, nan ASN, nan BUMN, nan pegawai-pegawai BUMN, ini kan kita konsolidasi terus itu. nan negative list kita keluarkan semua,” kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Selain menghapus penerima nan tidak memenuhi kriteria, Gus Ipul mengatakan Kemensos juga menghentikan penyaluran bansos kepada masyarakat nan dinilai sudah meningkat kondisi ekonominya alias “naik kelas”, maupun kepada penerima nan terbukti salah sasaran.

Baca juga: Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang

“Ya ini terus kita lakukan, dan nan naik kelas juga nggak, nan salah sasaran juga nggak kita salurkan. Ini jika datanya terus dari wilayah masuk terus, tentu info kita bakal makin akurat,” ujarnya.

Selengkapnya