Menteri Pendidikan India Resmi Mundur Setelah Didemo 'Partai Kecoa'

1 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Sharmendra Pradha mengumumkan dirinya mundur dari bangku Menteri Pendidikan India. Langkah ini buntut protes kebocoran soal ujian sejak bulan Mei lalu. Pradhan mengatakan surat pengunduran dirinya telah diberikan kepada perdana menteri Narendra Modi.

"Mengingat situasi nan terjadi di Jantar Mantar dan seluruh negeri, agar kekuatan anti-sosial tidak memanfaatkan situasi ini, saya telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada perdana menteri," kata Pradhan dalam unggahan di media sosial, dikutip dari The Guardian, Sabtu (25/7/2026).

"Saya menghormati aspirasi, emosi dan angan sah dari generasi muda negara ini," ujarnya lebih lanjut.

Sebelumnya tindakan protes para anak muda nan dinamakan Partai Janata Kecoa (CJP) menyuarakan soal masalah kebocoran soal ujian dan mendesak Pradhan meninggalkan kursinya sebagai menteri. Kebocoran itu disebut telah menghancurkan kehidupan jutaan siswa dan lebih dari selusin siswa bunuh diri.

Aksi protes nan berujung kekerasan juga terjadi minggu ini. Ratusan ribu anak muda dan mahasiswa turun ke jalanan kota Delhi. Aksi tenteram itu dibalas kekerasan oleh polisi dengan gas air mata dan pentungan, ratusan orang terluka lantaran perihal tersebut.

Sebenarnya CJP dijadwalkan berjumpa dengan para menteri untuk menegaskan tuntutannya, termasuk meminta Pradhan mengundurkan diri. Beberapa jam sebelum pertemuan, Pradhan telah mengumumkannya sendiri.

The Guardian mengabarkan info pengunduran diri itu disambut sorak sorai ceria puluhan ribu pendukung CJP di Delhi.

(npb/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya