Jakarta, CNN Indonesia --
Jurgen Klopp langsung mendapatkan tugas berat setelah resmi jadi pembimbing timnas Jerman, ialah meniru jejak Spanyol.
Jurgen Klopp resmi jadi pembimbing Jerman pada Jumat (24/7). Mantan pembimbing Liverpool itu menggantikan Julian Nagelsmann nan kandas di Piala Dunia 2026.
Belum sepekan jadi pembimbing Jerman, Klopp sudah mendapat tugas berat dari Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB). Direktur Olahraga DFB, Rudi Voller, berambisi Jerman bisa mengikuti jejak Spanyol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu diungkapkan Voller saat berbincang dalam Kongres Pelatih Internasional di Mainz. Dalam kesempatan itu Voller lebih memilih Spanyol dibanding Argentina.
"Kami, Jerman, perlu memperkuat lebih baik. Banyak orang menjadikan Argentina sebagai contoh, dan saya pikir itu contoh nan buruk," ujar Voller dikutip dari Mirror.
"Tiba-tiba, Argentina menjadi standar emas. Saya merasa itu agak munafik. Saya tidak menginginkan tim nan bermain seperti Argentina," ucap Voller menambahkan.
Di mata Voller, Spanyol lebih layak mendapatkan respek daripada Argentina. Karena itu, juara Piala Dunia 1990 itu heran ketika banyak nan memberikan pujian kepada Tim Tango.
"Spanyol layak mendapatkan semua pujian. Bukan hanya lantaran langkah mereka mempertahankan penguasaan bola dan menyerang, tetapi juga lantaran langkah mereka bertahan. Mereka betul-betul panutan. Saya juga sangat menyukai Inggris," tutur Voller.
Harapan Voller itu bakal jadi tugas berat bagi Jurgen Klopp. Bukan saja lantaran kudu mengikuti style bermain Spanyol, namun juga mengembalikan Die Mannschaft angkat trofi setelah kali terakhir juara pada 2014 saat juara Piala Dunia.
(sry/nva)
Add
as a preferred source on Google

13 jam yang lalu
5







English (US) ·
Indonesian (ID) ·