Misteri Laut Bercahaya Terungkap, NASA Sebut Ledakan Fitoplankton Penyebabnya

2 hari yang lalu 6
Misteri Laut Bercahaya Terungkap, NASA Sebut Ledakan Fitoplankton Penyebabnya NASA mengungkap kejadian laut bercahaya biru kehijauan disebabkan oleh ledakan fitoplankton coccolithophores.(Dok. NASA Earth Observatory)

FENOMENA laut nan tiba-tiba berubah warna menjadi biru kehijauan hingga tampak bercahaya dari luar angkasa akhirnya terungkap. Berdasarkan pengamatan terbaru NASA, perubahan warna tersebut bukan berasal dari sinar alami laut, melainkan akibat ledakan populasi fitoplankton di permukaan air.

NASA Earth Observatory menjelaskan bahwa kejadian ini kemungkinan besar dipicu oleh coccolithophores, jenis fitoplankton nan mempunyai lapisan kalsium karbonat. Saat terjadi fase bloom alias ledakan pertumbuhan, organisme mikroskopis ini memantulkan sinar Matahari sehingga air laut tampak berwarna biru susu. Sebaliknya, kekuasaan diatom dapat membikin air terlihat lebih gelap.

Meski berukuran sangat kecil, jumlah coccolithophores nan masif membikin pantulannya dapat tertangkap oleh instrumen penginderaan jarak jauh. Fenomena ini juga memegang peran krusial dalam siklus karbon laut, di mana karbon nan diserap fitoplankton bakal tenggelam ke dasar laut setelah organisme tersebut mati.

Pengamatan mendalam ini dimungkinkan oleh misi satelit PACE (Plankton, Aerosol, Cloud, ocean Ecosystem) milik NASA. Dilengkapi dengan Ocean Color Instrument (OCI), satelit ini merekam warna laut dengan resolusi hiperspektral. Teknologi ini memungkinkan intelektual membedakan beragam jenis fitoplankton serta memantau dinamika ekosistem laut secara global.

Untuk memastikan kecermatan data, NASA juga melakukan pengesahan lapangan. Pada awal 2025, tim peneliti bekerja sama dengan OceanX dalam ekspedisi "Around Africa" menggunakan kapal riset OceanXplorer. Peneliti mengambil sampel air secara langsung untuk menganalisis klorofil, karbon organik, dan sedimen, lampau mencocokkannya dengan info nan ditangkap satelit PACE saat melintas di letak nan sama.

Bagi para ilmuwan, ragam warna laut adalah parameter kondisi biologis nan sangat berharga. Data ini membantu memetakan kualitas air dan memahami akibat perubahan suasana terhadap ekosistem laut. Melalui kombinasi teknologi satelit dan observasi langsung, NASA berambisi dapat memperluas pengetahuan tentang transformasi karbon organik nan menjadi bagian vital kehidupan di Bumi. (NASA Earth Science Division/NASA Earth Observatory,​​​​​​/Z-10)

Selengkapnya