Robohnya kelas SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan selama dua tahun, Jakarta, Selasa (21/7/2026).(Antara)
KONDISI prasarana pendidikan di Jakarta kembali menjadi sorotan setelah gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi dilaporkan ambruk pada November 2024. Insiden nan terjadi bertepatan dengan momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tersebut hingga sekarang menyisakan persoalan bagi ratusan siswa nan kehilangan tempat belajar nan layak.
Kronologi dan Dampak Kerusakan Gedung
Kerusakan gedung di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 tergolong signifikan. Berdasarkan info nan dihimpun, terdapat lima ruangan utama nan terdampak langsung oleh ambruknya genting dan struktur bangunan, meliputi:
- Ruang Kelas 1A
- Ruang Kelas 2A
- Ruang Kelas 3A
- Ruang Kelas 4A
- Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS)
Meskipun kerusakan secara bentuk hanya terkonsentrasi pada lima ruangan tersebut, otoritas sekolah dan dinas mengenai memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas belajar mengajar (KBM) di letak tersebut demi argumen keselamatan. Hal ini berakibat pada 274 siswa kelas 1 hingga 6 nan saat ini tetap terdaftar di sekolah tersebut.
Catatan Penurunan Siswa: Jumlah siswa di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 mengalami penurunan. Dari nan sebelumnya mencapai 300 siswa, sekarang tercatat hanya tersisa 274 siswa. Ketidakpastian akomodasi gedung diduga menjadi salah satu aspek penurunan jumlah peserta didik.
Solusi Sementara: Menumpang di Sekolah Tetangga
Sebagai langkah darurat agar kewenangan pendidikan siswa tetap terpenuhi, seluruh siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 terpaksa menumpang di sekolah terdekat. Lokasi nan dipilih adalah SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi, nan secara geografis terletak tepat di samping gedung nan ambruk.
Pola menumpang ini tentu membawa tantangan tersendiri bagi manajemen sekolah, guru, maupun siswa, mengingat kapabilitas gedung SDN 11 Pagi kudu menampung dua populasi sekolah nan berbeda dalam satu waktu.
Rencana Strategis: Merger dan Pembangunan Kembali
Suku Dinas Pendidikan (Sudin) Wilayah I Jakarta Selatan telah menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi persoalan ini. Kepala Sudin Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso, menyatakan bahwa solusi utama nan bakal diambil adalah penggabungan alias merger antara SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi.
"Untuk efektivitas dan efisiensi manajemen di tingkat satuan pendidikan (sekolah)," ujar Santoso saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu.
Berikut adalah poin-poin utama rencana pembangunan dan manajemen sekolah tersebut:
- Penyusunan DED: Pembangunan sekolah telah masuk dalam penyusunan arsip perencanaan alias Detail Engineering Design (DED) pada tahun 2025.
- Lokasi Gedung Baru: Gedung baru rencananya bakal dibangun di atas lahan SDN 09 nan saat ini mengalami kerusakan.
- Target Realisasi: Awalnya pembangunan diusulkan terealisasi pada 2027, namun pihak Sudin Pendidikan berambisi proses ini dapat dipercepat melalui sistem anggaran nan melangkah secara bertahap.
Tabel Rencana Penanganan SDN Kebayoran Lama Selatan 09
| Waktu Kejadian | November 2024 |
| Status Saat Ini | Menumpang di SDN Kebayoran Lama Selatan 11 Pagi |
| Rencana 2025 | Penyusunan DED dan Inisiasi Merger |
| Target Pembangunan | Diusulkan 2027 (Diharapkan percepatan) |
| Tujuan Merger | Efisiensi dan efektivitas manajemen pendidikan |
Harapan Percepatan Anggaran
Mengingat pentingnya akomodasi pendidikan nan kondusif dan mandiri, percepatan pembangunan menjadi angan utama bagi para orang tua siswa dan tenaga pendidik. Meskipun sistem anggaran di DKI Jakarta dilakukan secara bertahap, urgensi perbaikan gedung nan ambruk sejak akhir 2024 ini menjadi prioritas agar proses belajar mengajar dapat kembali normal di gedung milik sendiri. (Ant/I-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·