"Neraka Bocor" Gulung Eropa, Potret Patung Meleleh di Kota Abadi Dunia

5 hari yang lalu 9

Greenpeace Italia memasang tiga patung es di depan Koloseum sebagai simbol akibat gelombang panas terhadap pekerja di tengah cuaca ekstrem dan perubahan iklim.

Patung-patung es nan menggambarkan seorang petani dan seorang tukang bangunan, golongan pekerja nan paling rentan terhadap gelombang panas, nan ditempatkan oleh aktivis Greenpeace, meleleh di bawah sinar matahari, selama demonstrasi untuk menyorot

Patung-patung es berbentuk petani dan pekerja bangunan, nan dipasang aktivis Greenpeace di dekat Koloseum, Roma, Italia, Rabu (15/7/2026), tampak meleleh di bawah terik mentari sebagai simbol kerentanan para pekerja terhadap gelombang panas. Aksi tersebut merupakan bagian dari demonstrasi Greenpeace Italia untuk menyoroti akibat pemanasan dunia di tengah cuaca ekstrem nan melanda negara itu. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Sebuah patung es nan menggambarkan seorang petani, salah satu golongan pekerja nan paling rentan terhadap gelombang panas, nan ditempatkan oleh aktivis Greenpeace, meleleh di bawah sinar matahari, selama demonstrasi untuk menyoroti akibat pemanasan dunia saat gelombang panas melanda Italia, di dekat Colosseum, di Roma, Italia, 15 Juli 2026.

Patung-patung es tersebut mulai mencair di bawah terik mentari pagi, menggambarkan akibat perubahan suasana terhadap kesehatan pekerja di tengah cuaca ekstrem. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Patung-patung es nan menggambarkan seorang petani, seorang tukang bangunan, dan seorang kurir sepeda, beberapa golongan pekerja nan paling rentan terhadap gelombang panas, nan ditempatkan oleh aktivis Greenpeace di dekat Koloseum, meleleh di bawah sinar matahari, selama demonstrasi untuk menyoroti akibat pemanasan dunia saat gelombang panas melanda Italia, di Roma, Italia, 15 Juli 2026.

Juru Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace, Simona Abbate, mengatakan industri bahan bakar fosil mempunyai tanggung jawab historis atas perubahan suasana nan memicu meningkatnya gelombang dan intensitas gelombang panas. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Sebuah patung es nan menggambarkan kurir sepeda, salah satu golongan pekerja nan paling rentan terhadap gelombang panas, nan ditempatkan oleh aktivis Greenpeace, meleleh di bawah sinar matahari, selama demonstrasi untuk menyoroti akibat pemanasan dunia saat gelombang panas melanda Italia, di dekat Colosseum, di Roma, Italia, 15 Juli 2026.

Italia sendiri tetap dilanda suhu tinggi. Menurut situs prakiraan cuaca Ilmeteo.it, suhu udara di ibu kota Roma diperkirakan mencapai 38 derajat Celcius pada Kamis (16/7/2026), memperpanjang kondisi panas nan melanda negara tersebut. Dampak gelombang panas juga dirasakan di beragam negara Eropa. Data resmi menunjukkan sekitar 10.650 kematian berlebih terjadi selama gelombang panas nan memecahkan rekor di wilayah barat Eropa pada akhir Juni lalu. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Sebuah patung es nan menggambarkan seorang petani, salah satu golongan pekerja nan paling rentan terhadap gelombang panas, nan ditempatkan oleh aktivis Greenpeace, meleleh di bawah sinar matahari, selama demonstrasi untuk menyoroti akibat pemanasan dunia saat gelombang panas melanda Italia, di dekat Colosseum, di Roma, Italia, 15 Juli 2026.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan Eropa dapat menghadapi "minggu-minggu nan lebih mematikan" akibat gelombang panas baru nan sedang terbentuk di atas Samudra Atlantik, sehingga diperlukan langkah-langkah perlindungan nan lebih kuat bagi masyarakat, terutama golongan rentan. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya