Nurul Arifin Tegaskan Ruang Digital Bukan Tempat Mengeksploitasi Orang

2 jam yang lalu 3

loading...

Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) nan menegaskan pentingnya perlindungan privasi masyarakat di ruang digital. Foto/Tangkapan layar IG @na_nurularifin

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendukung langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) nan menegaskan pentingnya perlindungan privasi masyarakat di ruang digital menyusul polemik konten influencer Emanuel Bryan alias Bryan Ebem nan merekam usher dengan candid camera di arena GAIKINDO Indonesia International Auto Show ( GIIAS ) 2026 tanpa persetujuan. Menurut Nurul, perkembangan media sosial telah membuka ruang produktivitas nan luas. Namun, kebebasan tersebut tetap kudu dibarengi dengan penghormatan terhadap kewenangan privasi setiap individu.

"Ruang digital bukanlah ruang tanpa aturan. Kebebasan berekspresi kudu melangkah beriringan dengan penghormatan terhadap kewenangan privasi, martabat, dan rasa kondusif setiap penduduk negara. Kreativitas tidak boleh dibangun di atas pemanfaatan orang lain nan tidak memberikan persetujuan," kata Nurul Arifin dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).

Nurul menilai pernyataan Komdigi merupakan pengingat krusial bahwa setiap pengguna media sosial, termasuk influencer dan pembuat konten, mempunyai tanggung jawab norma dan moral atas materi nan dipublikasikan.

Baca Juga: Kreator Konten Ini Ingin Kelezatan Kuliner Indonesia Makin Mendunia

"Komdigi telah memberikan sinyal nan jelas bahwa perlindungan info pribadi dan etika digital merupakan fondasi krusial dalam membangun ekosistem digital nan sehat. Saya mendukung penuh langkah tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan ruang digital nan kondusif bagi seluruh masyarakat," ujarnya.

Selengkapnya