Nvidia RTX 5000 Super Dikabarkan Tertunda Akibat Krisis RAM GDDR7 3GB

13 jam yang lalu 3
Nvidia RTX 5000 Super Dikabarkan Tertunda Akibat Krisis RAM GDDR7 3GB Ilustrasi(Dok NVIDIA)

Kabar kurang menyenangkan datang bagi para antusias perangkat keras komputer. Peluncuran kartu skematis terbaru Nvidia, seri RTX 5000 Super, dilaporkan mengalami penundaan. Hambatan ini disinyalir terjadi akibat adanya krisis pasokan pada komponen vital, ialah RAM GDDR7 dengan kapabilitas 3GB.

Kendala Produksi Memori GDDR7

Berdasarkan info nan dihimpun, masalah utama terletak pada kesiapan modul memori GDDR7 3GB nan belum mencapai stabilitas produksi massal nan diharapkan. Sebagai teknologi memori generasi terbaru, GDDR7 dirancang untuk memberikan bandwidth nan jauh lebih tinggi dibandingkan pendahulunya, GDDR6X.

Namun, spesifikasi unik 3GB per modul ini tampaknya menjadi tantangan tersendiri bagi para produsen memori. Keterbatasan pasokan ini berakibat langsung pada lini produksi Nvidia, mengingat seri RTX 5000 Super sangat berjuntai pada efisiensi dan kapabilitas memori tersebut untuk memberikan lonjakan performa nan dijanjikan.

Dampak pada Jadwal Rilis

Meskipun Nvidia belum memberikan pernyataan resmi mengenai tanggal peluncuran nan pasti, spekulasi di industri menunjukkan bahwa agenda awal nan telah direncanakan kudu bergeser. Penundaan ini dilakukan guna memastikan bahwa saat produk dilepas ke pasar, stok unit tersedia dalam jumlah nan mencukupi dan tidak terjadi kelangkaan nan memicu lonjakan nilai tidak wajar.

Catatan: Penggunaan modul 3GB pada GDDR7 dianggap sebagai langkah strategis Nvidia untuk meningkatkan kapabilitas VRAM pada kartu skematis kelas menengah hingga atas tanpa kudu menggunakan bus memori nan terlalu lebar dan mahal.

Menanti Kepastian Nvidia

Para pengamat teknologi menyarankan konsumen untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak Nvidia maupun mitra manufaktur mereka. Krisis komponen seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di industri semikonduktor, dan biasanya memerlukan waktu beberapa bulan hingga rantai pasok kembali normal.

Hingga saat ini, konsentrasi utama tetap pada gimana produsen memori seperti Samsung, Micron, alias SK Hynix dapat mempercepat hasil produksi (yield) dari modul GDDR7 3GB tersebut agar lini RTX 5000 Super dapat segera masuk ke tahap perakitan akhir.

Selengkapnya