(MI/HO)
OLAHRAGA organisasi mempunyai makna nan jauh lebih luas daripada sekadar arena kompetisi. Setiap organisasi nan aktif bergerak sejatinya tengah membangun fondasi kebiasaan hidup sehat nan berakar pada kedisiplinan, konsistensi, dan semangat kebersamaan.
"Wellness bukan hanya berbincang tentang kondisi tubuh, tetapi juga tentang kebiasaan hidup nan dijalani bersama. Komunitas olahraga menjadi ruang nan sangat krusial untuk membangun budaya tersebut," ujar Fazli Hasniel Sugiharto, nan berkawan disapa Arniel, pemilik Kutus Kutus, dalam keterangan resmi, Kamis (16/7).
Pandangan tersebut menjadi landasan bagi Kutus Kutus untuk secara konsisten datang dalam beragam aktivitas organisasi olahraga. Sebelum memberikan support pada turnamen tenis Celuk Open 2026, Kutus Kutus terlibat dalam beragam inisiatif nan mengusung nilai serupa.
Dalam aktivitas organisasi renang anak, misalnya, edukasi mengenai penggunaan minyak balur herbal diperkenalkan sebagai bagian dari rutinitas pasca-berenang. Pendekatan ini bermaksud untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat setelah beraktivitas di dalam air, sekaligus menanamkan pentingnya perawatan tubuh sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari sejak dini.
Komitmen serupa juga ditunjukkan melalui kerjasama dengan organisasi pelari di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Melalui aktivitas balur herbal setelah berolahraga, Kutus Kutus berupaya mendorong kesadaran bahwa fase pemulihan (recovery) merupakan bagian krusial nan tidak terpisahkan dari aktivitas bentuk itu sendiri.
Bagi Arniel, prinsip olahraga tidak berhujung saat garis finis dilewati, melainkan bersambung pada gimana tubuh dirawat agar tetap segar untuk menjalani aktivitas produktif berikutnya. Kehadiran di beragam organisasi ini membuktikan bahwa konsep wellness tumbuh dari aktivitas nan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.
"Kami memandang organisasi bukan sekadar kumpulan orang dengan kegemaran nan sama. Di dalamnya ada ruang untuk saling belajar, saling mendukung, dan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan," pungkasnya. (I-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·