ARTICLE AD BOX
loading...
Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro mengingatkan semua lemabaga menghormati proses hukum. FOTO/IST
JAKARTA - Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, mengingatkan seluruh lembaga negara agar menjaga komitmen terhadap prinsip negara norma dengan saling menghormati kewenangan konstitusional masing-masing. Menurutnya, independensi proses penegakan norma merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga negara.
Pria nan berkawan disapa Simon itu menegaskan, setiap lembaga negara kudu menjalankan tugas sesuai petunjuk konstitusi tanpa memasuki ruang kewenangan lembaga lain. Ia menilai, tindakan maupun sikap nan berpotensi menimbulkan kesan adanya intervensi terhadap proses norma dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
"Negara norma hanya bakal berdiri kokoh andaikan setiap lembaga negara menjalankan kewenangannya sesuai dengan konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Tidak boleh ada tindakan, sikap, ataupun kesan nan dapat ditafsirkan sebagai upaya menghalangi alias memengaruhi proses penegakan norma nan sedang berjalan," kata Simon.
Pernyataan tersebut disampaikan Simon menanggapi dinamika penanganan dugaan tindak pidana korupsi nan tengah ditangani tim investigasi campuran Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya.
Ia menilai interogator Polri kudu diberikan keleluasaan menjalankan seluruh tahapan penyelidikan dan investigasi sesuai kewenangan nan diberikan undang-undang. Menurutnya, support terhadap independensi interogator menjadi syarat krusial agar proses penegakan norma berjalan objektif, profesional, dan bisa memenuhi angan publik terhadap pemberantasan korupsi.
"Para interogator kudu diberi kesempatan bekerja sesuai dengan ketentuan hukum. Mereka mempunyai tanggung jawab konstitusional untuk mengungkap suatu perkara berasas kebenaran dan perangkat bukti. Oleh lantaran itu, seluruh pihak perlu menghormati proses tersebut agar melangkah tanpa tekanan maupun persepsi adanya tekanan dari pihak mana pun," ujarnya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·