Pilu! Potret Babi-Babi Mati Membusuk, Hayut karena Banjir Bah China

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Banjir besar akibat waduk jebol melanda Hengzhou, China. Babi-babi ternak hanyut, meninggal dan membusuk, terkena banjir bah nan melanda.

Sebuah tayangan drone menunjukkan para pekerja penyelamat melakukan operasi support di kota Maling nan terdampak banjir, setelah jebolnya waduk waduk Liulan akibat hujan lebat nan dibawa oleh topan Maysak, di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zh

Gambar udara memperlihatkan luasnya banjir di China, setelah waduk Waduk Liulan jebol akibat hujan lebat di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Rabu. Bencana nan terjadi sejak Senin itu merendam kota-kota dan desa-desa, menggenangi permukiman serta lahan pertanian, sekaligus memutus sejumlah jalur transportasi di area terdampak. (China Daily via REUTERS)

Sebuah video nan beredar di media sosial memperlihatkan akibat banjir di sebuah peternakan di sekitar wilayah tersebut. Dalam rekaman itu, puluhan babi tampak hanyut dan mengapung terbawa arus banjir nan deras setelah kandang mereka terendam.

Sebuah video nan beredar di media sosial memperlihatkan akibat banjir di sebuah peternakan di sekitar wilayah tersebut. Dalam rekaman itu, puluhan babi tampak hanyut dan mengapung terbawa arus banjir nan deras setelah kandang mereka terendam. Babi-babi ternak itu sudah meninggal dan membusuk. (Tangkapan Layar Instagram/lalatinaradio)

Seorang laki-laki membersihkan lumpur setelah hujan lebat nan dibawa oleh topan Maysak di kota Sanli nan terendam banjir di Guigang, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 9 Juli 2026.

Bencana banjir di China dipicu Topan Maysak, angin besar tropis nan menghantam wilayah selatan China pada awal Juli 2026. Setelah melewati Vietnam dan Pulau Hainan, Maysak melemah menjadi angin besar tropis, tetapi tetap memicu hujan ekstrem dan banjir besar di wilayah Guangxi. Dalam foto, seorang laki-laki terlihat membersihkan lumpur nan tersisa setelah banjir melanda Kota Sanli. (cnsphoto via REUTERS)

Seorang penduduk membersihkan lumpur dari rumah nan terendam banjir setelah hujan lebat akibat topan Maysak, dekat Waduk Liulan di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 8 Juli 2026.

Menurut pejabat setempat, sedikitnya enam orang dilaporkan tewas akibat musibah tersebut sementara sekitar 375.000 penduduk terdampak. Otoritas memperingatkan jumlah korban jiwa kemungkinan tetap bakal bertambah seiring berlanjutnya proses pencarian dan pendataan. (cnsphoto via REUTERS)

Pemandangan dari drone menunjukkan kerusakan di hilir setelah jebolnya waduk waduk Liulan, menyusul hujan lebat nan dibawa oleh topan Maysak, di Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok, 7 Juli 2026.

Saat China tetap menangani akibat Maysak, negara itu juga bersiap menghadapi angin besar nan lebih kuat, ialah Topan Bavi, nan diperkirakan membawa hujan lebat dan angin kencang ke wilayah pesisir timur China. (China Daily via REUTERS)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya