Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif

53 menit yang lalu 1
Pascakericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Yusril Berharap Aceh Kembali Kondusif Kericuhan di Masjid Raya Baiturrahman, Aceh.(Dok. Antara)

MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumhamimipas) Yusril Ihza Mahendra mengharapkan kondisi di Aceh tetap kondusif pascakericuhan nan terjadi saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh. Ia meminta seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketenangan, ketenteraman, dan kedamaian di wilayah tersebut.

"Mudah-mudahan suasana di Aceh sudah kondusif dan semua pihak menjaga ketenangan, ketentraman dan kedamaian," ujar Yusril usai mengikuti Upacara HUT Ke-81 Republik Indonesia di Jakarta, Senin (17/8).

Yusril menegaskan bahwa pemerintah menghormati seluruh masyarakat Aceh sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia juga menyatakan komitmen pemerintah untuk bekerja sama dalam mengatasi beragam kekurangan nan ada di tengah masyarakat guna memperbaiki keadaan di masa depan.

Seruan perdamaian ini muncul menyusul kejadian kericuhan dalam aktivitas zikir dan angan berbareng memperingati 21 tahun Hari Damai Aceh di area Masjid Raya Baiturrahman pada Sabtu (15/8). Kericuhan dipicu oleh tindakan sejumlah massa nan mengibarkan bendera Bulan Bintang, nan identik dengan simbol Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Aparat keamanan nan berada di letak segera melakukan penertiban terhadap tindakan pengibaran bendera tersebut, nan kemudian memicu ketegangan di lapangan. Meski demikian, situasi dilaporkan mulai terkendali seiring dengan peringatan HUT Ke-81 RI.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah memastikan bahwa seremoni HUT Ke-81 RI di Aceh berjalan kondusif tanpa gangguan. Ia membujuk masyarakat Aceh untuk tetap berasosiasi dan konsentrasi pada pembangunan daerah.

"Kami berambisi kepada seluruh masyarakat Aceh di manapun berada, mari kita jaga kedamaian, ketenangan, dan nan paling utama sesama kita rakyat Aceh mari bahu membahu mewujudkan Aceh nan sejahtera dan makmur," kata Fadhlullah di Banda Aceh.

Pemerintah pusat dan wilayah sekarang terus berkoordinasi untuk memastikan stabilitas keamanan di Aceh tetap terjaga, sembari mengedepankan perbincangan untuk menyelesaikan persoalan nan tetap tersisa pascakonflik. (Ant/Z-10)

Selengkapnya