Pau Cubarsi Bela Prancis dan Balas Komentar Rasis Mantan PM Spanyol

3 jam yang lalu 5
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Bek timnas Spanyol Pau Cubarsi angkat bicara soal ucapan kontroversial mantan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy nan menyebut timnas Prancis tidak diperkuat pemain Prancis.

Sorotan jelang semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Prancis semestinya tertuju pada persaingan dua tim terbaik. Namun, beberapa hari sebelum pertandingan, perhatian justru beranjak ke kontroversi nan dipicu mantan Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy.

Rajoy menuai kritik setelah melontarkan komentar nan dianggap bersuara rasis terhadap timnas Prancis. Pernyataannya memancing reaksi dari beragam pihak, mulai dari pemerintah Spanyol, Kedutaan Besar Prancis di Madrid, hingga bek muda Spanyol, Pau Cubarsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cubarsi menegaskan bahwa seluruh pemain nan memihak tim nasional Prancis tetaplah orang Prancis, apa pun latar belakang dan warna kulit mereka.

"Jika mereka bermain untuk tim nasional Prancis, pada akhirnya mereka adalah orang Prancis, terlepas dari warna kulit mereka, lantaran pada akhirnya kita kudu toleran terhadap semua orang," kata Cubarsi dikutip dari Give Me Sport.

"Warna kulit mereka tidak krusial lantaran kita semua adalah manusia dan kita semua berkuasa mendapatkan rasa hormat," kata Cubarsi menambahkan.

Banner Gempita Bola 2026

Pernyataan Cubarsi mendapat banyak pujian lantaran dinilai menunjukkan sikap dewasa dan menjunjung tinggi nilai toleransi di tengah memanasnya tensi jelang laga Spanyol vs Prancis.

Tak hanya Cubarsi, Perdana Menteri Spanyol saat ini, Pedro Sanchez, juga mengecam komentar Rajoy. Ia menegaskan bahwa rasa mempunyai terhadap sebuah negara tidak ditentukan oleh nama keluarga, tempat lahir, ataupun warna kulit.

"Ada sebagian orang nan tetap mengukur rasa mempunyai berasas nama keluarga, tempat lahir, alias warna kulit. nan lain mengukurnya berasas akar kita di suatu negara dan kemauan kita untuk berkontribusi padanya. Bermain sepak bola. Merawat para lansia. Atau membuka usaha," kata Sanchez.

"Spanyol adalah milik mereka nan mencintainya dan bekerja untuknya. Bukan milik mereka nan mempermalukannya dengan pernyataan xenofobia. Prancis, kita bakal berjumpa di semifinal. Semoga nan terbaik menang dan rasisme kalah," ucap Sanchez menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/sry)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya