ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Kekesalan pembimbing timnas Mesir Hossam Hassan semakin menjadi-jadi setelah fans Argentina membentangkan bendera Israel selepas laga babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Mesir menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (7/7) waktu setempat.
The Pharaohs sempat unggul 2-0 melalui Yasser Ibrahim (15') dan Mostafa Zico (67'). Namun, Argentina bisa membalikkan keadaan lewat Cristian Romero (79'), Messi (83'), dan Enzo Fernandez (90+2').
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selepas pertandingan, Hassan meluapkan kekecewaannya dengan beragam cara. Setelah melakukan gestur 'X' nan menegaskan anti rasialisme, dia juga bersitegang dengan fans Argentina.
Dalam perjalanan menuju lorong tukar pemain, Hassan dengan jelas menyaksikan bendera Israel dibentangkan di atas tribune.
Aksi tersebut memicu reaksi keras dari Hassan. Pelatih berkepala plontos itu tertangkap kamera sengaja meludah ke arah fans Albiceleste.
Hassan apalagi nyaris bersitegang dengan ahli foto nan sedang mengambil gambarnya dari jarak dekat. Tidak jelas apa nan dikatakan sang wartawan foto tersebut, tetapi Hassan akhirnya pergi meninggalkannya.
Provokasi dari fans Israel disinyalir imbas dari tindakan simpatik Hassan di pertandingan sebelumnya. Sang pembimbing merayakan kemenangan dengan mengibarkan bendera Palestina di atas lapangan.
Selain itu, Hassan juga memanfaatkan sesi konvensi pers resmi FIFA untuk menyuarakan penderitaan penduduk Palestina di Gaza.
Ia menyatakan bahwa memihak kewenangan hidup penduduk Palestina adalah panggilan dasar sebagai sesama manusia tanpa memandang latar belakang suku, agama, dan ras.
(jun/jun/wiw)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·