ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengakui Prancis sebagai musuh nan punya derajat tinggi dalam sepak bola.
Jelang semifinal Piala Dunia 2026, De la Fuente tak mau terlena dengan kemenangan atas Prancis dalam dua pertemuan terakhir nan terjadi pada Euro 2024 dan UEFA Nations League 2025.
Pria nan pernah menjadi pembimbing Athletic Bilbao itu sudah menangani Spanyol sejak 2022. Catatan apik melawan Prancis pada 2024 dan 2025 menjadi salah satu torehan besar nan mengantar La Furia Roja menjadi juara Euro 2024, finalis UEFA Nations League, dan tidak terkalahkan dalam waktu normal sepanjang 36 pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spanyol nan kehilangan daya saing di Piala Dunia setelah meraih gelar pada 2010 sekarang kembali muncul sebagai salah satu kandidat.
Rodri dan kawan-kawan bakal menghadapi Prancis dalam laga semifinal. Menghadapi kesebelasan nan selalu bisa dikalahkan dalam dua tahun terakhir malah memunculkan komentar pujian dari De la Fuente.
"Prancis jauh lebih baik saat ini dibanding saat kami menghadapi mereka sebelumnya. Secara individu, mereka berkembang. [Kylian] Mbappe lebih baik, [Ousmane] Dembele lebih baik. Sebagai tim mereka lebih baik. Kami juga berkembang dengan baik," kata pembimbing 65 tahun itu dikutip dari ESPN.
De la Fuente pun mengakui level sepak bola Prancis nan tinggi, tetapi dia juga percaya diri dengan keahlian anak asuhnya.
"Kami mempelajari Prancis dengan cermat. Kualitas sepak bola mereka luar biasa. Tetapi begitu pula dengan kualitas sepak bola kami."
"Tujuan sepak bola adalah untuk mencegah para pemain bergerak bebas, menghentikan mereka untuk saling berkoordinasi, dan mengurangi akibat kekuatan mereka sebisa mungkin," paparnya.
Prancis vs Spanyol menjadi semifinal nan menghadirkan dua kesebelasan dengan performa baik. Prancis dengan keahlian serangannya telah menampilkan gol demi gol di tiap pertandingan. Sementara Spanyol pun bisa memastikan kemenangan-kemenangan krusial dengan mengandalkan style penguasaan bola nan kental.
"Saya sudah bilang ini seperti pertandingan final. Pertandingan semifinal lain antara Argentina dan Inggris juga layak dianggap sebagai final Piala Dunia. Empat tim tersisa merupakan nan terbaik dalam ranking FIFA, empat tim terbaik di dunia," tukas De la Fuente.
(nva/ptr)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·