Pelatih Timnas U-16 Putri Singapura Sedih usai Kalahkan Indonesia, Ternyata Ini Alasannya

1 jam yang lalu 2
Pelatih Timnas U-16 Putri Singapura Sedih usai Kalahkan Indonesia, Ternyata Ini Alasannya Timnas U-16 Putri Nusantara Indonesia kalah 0-2 dari Singapura.(Antara)

PELATIH Timnas U-16 Putri Singapura Ratna Suffian menyatakan sedih kudu mengalahkan Timnas U-16 Putri Nusantara Indonesia pada Hari Kemerdekaan Indonesia dalam Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin.

"Tapi selamat Hari Kemerdekaan bagi Indonesia nan selalu kita berkawan rapat, pelatih-pelatih Indonesia selalu bersama," kata dia setelah laga Indonesia melawan Singapura di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (17/8).

Ratna menilai laga nan berjalan tepat pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu mempunyai makna tersendiri baginya. Ratna mengatakan kemenangan tersebut patut disyukuri lantaran para pemainnya menerapkan strategi nan telah dipersiapkan selama latihan.

"Sejak awal, saya percaya dengan pemain kami. Sehingga program latihan nan dijalankan selama ini semua sudah diterapkan dalam laga hari ini," kata dia.

Menurut dia para pemain terus diingatkan untuk memberikan penampilan terbaik lantaran keikutsertaan dalam turnamen ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi kualifikasi AFC pada Oktober 2026.

"Mereka kami ingatkan untuk tampil percaya diri. Kita jangan memikirkan tim lain, melainkan konsentrasi terhadap tim kita sendiri. Cobalah untuk melakukan nan terbaik, Alhamdulillah hasilnya menggembirakan," kata Ratna.

Ratna memuji kualitas pemain Putri Nusantara nan disebutnya mempunyai potensi besar untuk berkembang dan menjadi bagian dari timnas putri senior nanti. Pemain Timnas U-16 Putri Singapura Tan So Leng Amelia menyatakan bangga membawa timnya mengalahkan Indonesia.

"Karena kami telah mengerahkan segalanya dan terus berjuang hingga akhir pertandingan. Mungkin kami sempat merasa agak gugup di awal laga, tetapi kami tidak menyerah. Kami betul-betul memberikan nan terbaik," kata dia.

Amelia berterima kasih kepada pembimbing dan rekan-rekan setim nan terus memberikan support sepanjang pertandingan. Ia mengakui penampilannya pada babak pertama tidak maksimal, meskipun mendapat sejumlah kesempatan mencetak gol.

"Sebagai seorang penyerang, semestinya saya bisa tampil lebih baik dengan memanfaatkan kesempatan tersebut dan lebih konsentrasi untuk mencetak gol. Akan tetapi, di babak kedua, kami sukses menjaga konsentrasi dan terus berjuang hingga akhir," katanya.

Fokus dan kerja keras pada babak kedua, lanjut dia, akhirnya membantuny mencetak gol guna membawa Singapura menang. Ia mempersembahkan gol tersebut untuk seluruh rekan setim nan telah berjuang berbareng untuk Singapura. (Ant/P-3)

Selengkapnya