Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan keamanan dunia bagi seluruh penduduk negaranya menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Washington meminta penduduk AS nan berada di area tersebut meningkatkan kewaspadaan, sementara penduduk nan berada di luar Timur Tengah diminta mempertimbangkan kembali rencana perjalanan menuju area itu.
Dalam pengumuman resminya, sebagaimana dikutip dari akun IG resmi Kedutaan Besar AS di Jakarta, Selasa (21/7/2026), pemerintah AS memperingatkan bahwa penduduk negaranya kudu bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara secara berkala, hingga gangguan perjalanan lainnya.
"Warga Amerika nan saat ini berada di Timur Tengah kudu berhati-hati serta meningkatkan kewaspadaan, dan kudu bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara secara berkala, serta potensi gangguan perjalanan," demikian bunyi pengumuman tersebut.
Pemerintah AS juga meminta warganya untuk terus memantau peringatan keamanan nan dikeluarkan kedutaan besar dan instansi konsuler AS, mengikuti pengarahan otoritas setempat, serta mencermati perkembangan terbaru melalui pemberitaan.
Sementara itu, bagi penduduk AS nan berada di luar Timur Tengah, Departemen Luar Negeri menyarankan agar mereka meninjau ulang rencana perjalanan menuju area tersebut.
Menurut pemerintah AS, Iran maupun kelompok-kelompok nan mendukung Teheran dapat menargetkan kepentingan AS di luar negeri, termasuk lokasi-lokasi nan berangkaian dengan pemerintah AS maupun penduduk negaranya.
"Fasilitas diplomatik AS, termasuk nan berada di luar Timur Tengah, telah menjadi sasaran. Iran dan kelompok-kelompok nan mendukung Iran dapat menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri alias lokasi-lokasi nan mengenai dengan Amerika Serikat dan penduduk Amerika di seluruh dunia" tulis pengumuman tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah AS mengimbau seluruh penduduk negaranya untuk mendaftarkan diri melalui Smart Traveler Enrollment Program (STEP) agar dapat menerima pembaruan peringatan keamanan secara langsung.
Washington juga mengingatkan agar setiap penduduk negara nan berencana berjalan membaca terlebih dulu Travel Advisory serta info keamanan terbaru mengenai negara tujuan melalui situs resmi Departemen Luar Negeri AS.
(luc/luc)
Addsource on Google

15 jam yang lalu
4







English (US) ·
Indonesian (ID) ·