Pemimpin Arab Desak Donald Trump Tinjau Ulang Dukungan untuk Benjamin Netanyahu

4 hari yang lalu 8
Pemimpin Arab Desak Donald Trump Tinjau Ulang Dukungan untuk Benjamin Netanyahu Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.(Al Jazeera)

SEJUMLAH pemimpin negara Arab dilaporkan mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tertutup untuk meninjau ulang dukungannya terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Laporan nan dirilis oleh lembaga penyiaran publik Israel, KAN News, pada Rabu (15/7) waktu setempat menyebut bahwa para pemimpin tersebut menganggap Netanyahu sebagai penghambat visi perdamaian di area Timur Tengah.

Menurut laporan tersebut, para pemimpin Arab mendeskripsikan Netanyahu dan pemerintahannya saat ini sebagai rintangan dalam mewujudkan visi kawasan. Sentimen serupa juga dilaporkan oleh harian Israel, Haaretz, nan mengutip diplomat Arab nan mengetahui obrolan tersebut. Mereka menyatakan bahwa pemerintah di area semakin memandang Netanyahu sebagai penghalang ambisi diplomatik Trump di Timur Tengah.

Kurangnya Kepercayaan pada Kepemimpinan Netanyahu

Sumber-sumber diplomatik mengungkapkan kepada Haaretz bahwa beberapa pemimpin Arab meyakini Trump mulai memandang Netanyahu sebagai halangan bagi pengaturan regional nan lebih luas. Mereka secara definitif menyampaikan kepada Trump mengenai kurangnya kepercayaan terhadap kepemimpinan Netanyahu maupun komposisi pemerintahan Israel saat ini.

Laporan ini muncul di tengah persiapan Israel menghadapi pemilihan umum nan dijadwalkan pada akhir Oktober mendatang. Pemerintah di seluruh area dilaporkan memantau dengan jeli perkembangan kontestasi politik tersebut, sembari berupaya memengaruhi penilaian Trump terhadap kepemimpinan Israel di masa depan.

Sikap Ambivalen Donald Trump

Meskipun Trump terus menonjolkan hubungan jangka panjangnya dengan Netanyahu, dia juga tidak jarang melontarkan kritik publik terhadap sang Perdana Menteri. Trump mengisyaratkan bahwa dirinya belum sepenuhnya memutuskan pendekatan nan bakal diambil mengenai pemilu Israel dan tetap memantau kandidat-kandidat lain.

Bulan lalu, Trump sempat menyatakan bahwa dia sangat mungkin untuk mendukung Netanyahu kembali. Namun, pernyataan tersebut diikuti dengan catatan bahwa dia perlu memandang siapa saja nan bakal maju dalam pemilihan. "Saya mempunyai hubungan nan baik dengan Bibi (Netanyahu), tetapi dia kudu menjadi lebih rasional," ujar Trump.

Upaya para pejabat Arab untuk membentuk persepsi Trump ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menentukan arah kebijakan regional AS, terutama saat Israel berada di periode transisi politik nan krusial. (The Jerusalem Post/I-2)

Selengkapnya