Petugas menunjukkan ruangan nan telah dipasang garis polisi di sebuah sekolah swasta di area Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Petugas menunjukkan ruangan nan telah dipasang garis polisi di sebuah sekolah swasta di area Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat, (7/8/2026). Dari ruangan tersebut, polisi menemukan ratusan senjata nan sekarang tetap dalam proses penyelidikan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Polisi mengungkap, total terdapat 995 pucuk senjata angin alias airsoft gun nan ditemukan di ruang yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Selain itu, petugas juga mengamankan satu pucuk senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA nan diketahui merupakan milik laki-laki berinisial DS. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, merinci peralatan bukti nan ditemukan terdiri dari 4 pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, serta 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 milimeter. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Polisi juga berencana memeriksa mantan Ketua Yayasan berinisial IWD alias IW. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami pengetahuan nan berkepentingan mengenai keberadaan ratusan senjata nan ditemukan di ruang kerjanya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sementara itu, pihak sekolah menyebut penemuan tersebut bermulai dari bentrok kepengurusan yayasan. Setelah IWD diberhentikan dari jabatannya, pengurus baru akhirnya memperoleh akses untuk membuka ruangan nan sebelumnya tidak dapat dimasuki. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Saat ruangan dibuka, selain menemukan ratusan senjata, pihak sekolah juga mengaku menemukan peralatan bukti lain berupa narkotika dan sekitar 30 compact disc alias CD bermuatan pornografi. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada abdi negara kepolisian. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Di sisi lain, kuasa norma IWD nan juga Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, menyatakan bahwa 995 pucuk senjata airsoft gun tersebut merupakan aset milik perusahaan. Menurutnya, senjata-senjata itu disimpan di penyimpanan sekolah sejak 2020 sebagai bagian dari rencana kerja sama penyelenggaraan aktivitas ekstrakurikuler menembak antara PT Lokta Karya Perbakin dan pengurus yayasan sekolah saat itu. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·