Bangunan tempat kelahiran Adolf Hitlersecara resmi memulai kehidupan baru sebagai instansi polisi. Ini potretnya!
Bangunan nan menjadi tempat kelahiran Adolf Hitler nan berlokasi di dekat perbatsan Austria dengan Jerman secara resmi memulai kehidupan baru sebagai instansi polisi pada Rabu (22/7) lalu, sebuah konversi nan diharapkan pemerintah Austria bakal mencegahnya menjadi tempat kunjungan bagi neo-Nazi. (REUTERS/Gintare Karpaviciute)
Melansir dari Reuters, setelah bertahun-tahun perdebatan tentang rumah besar dan tradisional di kota Braunau am Inn, nan sebelumnya dimiliki swasta dan pernah menjadi tempat kebaikan bagi penyandang disabilitas, Austria melakukan pembelian paksa pada tahun 2017 dan mengumumkan pada tahun 2019 bahwa gedung tersebut bakal direnovasi dan diubah menjadi instansi polisi. (REUTERS/Gintare Karpaviciute)
Bahkan sebelum konversi, satu-satunya tanda signifikansi historisnya adalah sebuah batu di trotoar dari kamp konsentrasi Mauthausen dengan tulisan "Jangan pernah lagi fasisme" nan tidak menyebut Hitler. Batu itu tetap berada di tempatnya. Satu-satunya tanda nan ditambahkan ke kebinasaan putih bertuliskan "Polisi." (REUTERS/Gintare Karpaviciute)
“Periode tergelap dalam sejarah negara kita tidak dimulai di letak ini. Tidak ada perang nan terjadi di sini, tidak ada orang nan dianiaya, dan tidak ada kekejaman nan diperintahkan di sini. Namun, simbolisme tertentu melekat pada tempat ini adalah simbolisme nan tampaknya mencakup semua itu,” kata Menteri Dalam Negeri Austria Gerhard Karner dalam pidatonya pada pembukaan instansi polisi tersebut. “Karena terlalu banyak nan terpikat dan tergoda oleh ideologi nan mengenai erat dengan orang ini, nan lahir di wilayah ini.” (REUTERS/Gintare Karpaviciute)
Para pejalan kaki sering berakhir untuk mengambil foto, tetapi pandangan mereka tentang Hitler biasanya tidak diketahui. Pejabat setempat mengatakan sekarang hanya ada "insiden terisolasi" nan melibatkan pengunjung, lebih sedikit daripada sebelumnya. (REUTERS/Gintare Karpaviciute)
Meskipun mereka tidak menjelaskan lebih lanjut, salam Hitler dan simbol-simbol Nazi lainnya dilarang di Austria. (REUTERS/Gintare Karpaviciute)
source on Google

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·