Penjualan Motor Tembus 3,1 Juta Unit, Bisnis Leasing Ikut Tancap Gas

54 menit yang lalu 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri sepeda motor nasional menunjukkan sinyal pemulihan pada semester I-2026. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat penjualan motor secara wholesales mencapai 3.129.587 unit sepanjang Januari-Juni 2026, naik tipis 0,8% dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

Khusus pada Juni, pengedaran motor ke dealer kembali menembus 500 ribu unit alias mencapai 515.136 unit, meningkat sekitar 7,5% dibandingkan Mei nan tercatat 479.388 unit. Tren tersebut turut mendorong keahlian perusahaan pembiayaan, salah satunya PT Federal International Finance (FIF).

"Bagi FIF, pertumbuhan ini menjadi refleksi dari kepercayaan masyarakat serta konsumen setia nan terus meningkat terhadap jasa pembiayaan nan relevan dan adaptif dengan kebutuhan di tengah kondisi perekonomian nan dinamis," kata Presiden Direktur FIF Indra Gunawan di Tangerang, Senin (3/8/2026).

Nilai pembiayaan nan disalurkan hingga Juni 2026 mencapai Rp25,43 triliun alias naik 7,07% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp23,75 triliun. Di saat nan sama, jumlah unit nan dibiayai juga meningkat menjadi sekitar 1,70 juta unit.

Laba bersih perusahaan sebesar Rp2,37 triliun hingga Juni 2026. Laba bersih perusahaan itu meningkat 4,48% dibandingkan semester I-2025 sebesar Rp2,27 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan penyaluran pembiayaan sebesar 7,07% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp25,43 triliun dari Rp23,75 triliun pada periode nan sama tahun sebelumnya.

FIF sendiri ditopang oleh sejumlah lini usaha, mulai dari FIF Astra untuk pembiayaan sepeda motor Honda, lampau Spektra, Danastra, Finatra, hingga Amitra. Ke depan, perusahaan bakal memfokuskan langkah berikutnya pada pengembangan jasa dan ekspansi akses pembiayaan di beragam segmen masyarakat.

"Upaya tersebut kami fokuskan pada penguatan kualitas jasa dan ekspansi akses pembiayaan nan inklusif, sehingga dapat terus memberikan kontribusi nan lebih nyata bagi masyarakat," sebut Indra.

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya