Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Baiturahman Tangsel Hadirkan Angelina Sondakh

2 hari yang lalu 3
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H, Masjid Baiturahman Tangsel Hadirkan Angelina Sondakh Ilustrasi(Dok Istimewa)

Rangkaian aktivitas memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H berjalan semarak di Masjid Baiturahman, Komplek BI, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pekan ini. Sebagai aktivitas puncak, pihak panitia menghadirkan mantan figur publik, Angelina Sondakh, untuk memberikan tausiyah kepada para jemaah.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturahman, H. Afendi Sudrajat, menjelaskan bahwa kehadiran Angelina Sondakh merupakan bagian dari rangkaian aktivitas nan sebelumnya telah diisi dengan beragam lomba keagamaan untuk anak-anak.

"Kegiatan peringatan Hari Besar Islam Muharam 1448 H ini aktivitas puncaknya kami hadirkan penceramah mantan artis Angelina Sondakh. Sebelumnya, kami gelar rangkaian aktivitas menyemarakannya dengan lomba-lomba bagi anak-anak dan sebagainya," ujar Afendi kepada Media Indonesia usai aktivitas tersebut.

Inspirasi dari Pengalaman Spiritual

Afendi mengungkapkan argumen mengundang sosok nan berkawan disapa Angie tersebut adalah untuk menambah wawasan keagamaan jemaah melalui pengalaman religi dan spiritualnya nan mendalam. Sebagai tokoh publik nan pernah melewati beragam dinamika hidup, Angie dinilai mempunyai perspektif keagamaan nan luar biasa.

"Beliau mempunyai pandangan nan spesifik sebagai publik figur nan mempunyai pengalaman luar biasa dalam perspektif keimanan," ungkap Afendi nan juga merupakan pensiunan Polri tersebut.

Ia menambahkan bahwa perjalanan spiritual nan dialami Angie sangat menginspirasi, terutama bagi jemaah kaum ibu. "Dia mengalami perjalanan spiritual nan luar biasa nan kita pun belum tentu mengalaminya. Hal itu nan membikin kami tergerak untuk mengundang beliau agar dapat menginspirasi kami," lanjutnya.

Materi "Menyembuhkan Kerasnya Hati"

Dalam ceramahnya, Angelina Sondakh membawakan materi berjudul "Menyembuhkan Kerasnya Hati". Materi ini menitikberatkan pada pentingnya keikhlasan, menjaga kebersihan hati, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pandangan hidup utama.

Afendi, nan juga menjabat sebagai Ketua Forum Ulama dan Aktivis Muda Islam (Formula) di Tangsel, menyebut bahwa pengalaman hidup Angie saat berada di titik terendah menjadi pelajaran berbobot bagi umat. "Pengalaman itu dia temukan pada saat di titik nol, di penjara, saat ditinggal family khususnya suami, dan lain-lain. Sudah waktunya bagi kita untuk mengimani sebagai seorang muslim melalui pengalaman nan tidak dimiliki setiap orang tersebut," paparnya.

Melalui peringatan Tahun Baru Hijriah ini, DKM Baiturahman berambisi jemaah dapat melakukan muhasabah diri dan belajar bahwa hidayah bisa datang melalui siapa saja. Dengan kembali kepada Al-Qur'an, diharapkan masyarakat dapat menjadi pribadi nan lebih kuat dan berfaedah bagi sesama, baik dalam kondisi kekurangan maupun kecukupan.

Sementara itu, Pengurus Kehumasan DKM Baiturahman, Syarifudin, menambahkan bahwa selain peringatan hari besar, masjid tersebut aktif menggelar aktivitas rutin seperti kajian bulanan dan coffee morning yang dilaksanakan setiap Sabtu usai salat Subuh berjemaah.

Selengkapnya