ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Hutama Karya (Persero) senantiasa memperkuat transformasi digital jasa jalan tol melalui pengembangan aplikasi Mozy. Platform ini dirancang sebagai pemandu digital bagi pengguna jalan tol nan dikelola langsung oleh Hutama Karya, baik di Sumatera maupun Jakarta.
Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya (Persero), Ni Putu Oki Wirastuti menuturkan, aplikasi nan sebelumnya dikenal sebagai HK Toll Apps telah beralih bentuk menjadi Mozy sejak Maret 2026. Transformasi ini bukan hanya memberikan tampilan baru, melainkan juga menambah beragam fitur nan berfokus pada kemudahan, kenyamanan, hingga keselamatan perjalanan pengemudi di jalan tol.
Kehadiran Mozy menjadi bagian dari kelanjutan penerapan sistem digital oleh Hutama Karya dalam mengelola jalan tol. Dalam beberapa waktu terakhir, Perseroan telah mengembangkan beragam teknologi untuk mendukung pemantauan lampau lintas, percepatan penanganan gangguan di jalan tol, hingga penyediaan info perjalanan secara lebih mudah bagi pengguna jalan.
"Mozy adalah aplikasi untuk mengenalkan info mengenai dengan jalan tol nan ada di Hutama Karya baik itu di Sumatera sampai dengan nan ada di Jakarta. Di Jakarta ini ada JORR (tol lingkar luar Jakarta) dan akses Tanjung Priok," ujar Oki dalam aktivitas Aktivasi Mozy di CFD FX Sudirman, Minggu (28/6/2026).
Melalui aplikasi Mozy, para pengguna jalan tol dapat merencanakan tujuan perjalanan dan memperoleh rekomendasi rute terbaik. Aplikasi ini juga bakal menampilkan perkiraan tarif tol sekaligus rute perjalanan nan dipilih.
Lebih dari itu, Mozy juga dilengkapi fitur pengingat keselamatan. Dalam konteks ini, setiap 30 menit perjalanan, Mozy bakal memberikan notifikasi untuk mengingatkan para pengemudi agar beristirahat di Rest Area terdekat. Hal ini ditujukan untuk mengurangi akibat kelelahan dalam perjalanan.
Di samping itu, Oki menjelaskan, pengguna juga bisa mengakses tarif tol, letak rest, area, kondisi perjalanan, hingga top-up saldo e-money melalui aplikasi Mozy. Lewat pembaruan ini, sistem Intelligent Traffic System (ITS) nan sebelumnya telah digunakan dalam operasional jalan tol sekarang datang dengan tampilan nan lebih modern, lebih terintegrasi, dan lebih mudah diakses.
Oki juga bilang, aplikasi Mozy menghadirkan fitur pelaporan nan memungkinkan pengguna melaporkan kondisi di jalan tol, mulai dari kerusakan jalan, hingga kualitas pelayanan di gerbang tol.
"Terus ada mau lapor, itu kita baru juga. Jadi teman-teman pengguna jalan, kelak bisa jadi kayak agennya HK untuk info nih, ada jalan lubang kah disana. Misalnya jika lubang, yaudah dilapor aja, letak disini ada lubang bisa kita tangani segera alias misalnya ada pelayanan nan kurang, di gerbang tol, nah lapor aja," terang dia.
Sementara itu, Direktur Operasi III PT Hutama Karya (Persero), Iwan Hermawan menjelaskan, kehadiran Mozy dilatarbelakangi oleh kemauan Hutama Karya untuk mengintegrasikan beragam jasa mengenai penggunaan jalan tol ke dalam satu platform nan lebih mudah diingat oleh masyarakat. Dari sisi fungsi, aplikasi sebelumnya memang telah menyediakan info CCTV, kondisi lampau lintas, tarif, hingga Rest Area. Namun, dengan kehadiran Mozy, Hutama Karya turut menambahkan sejumlah fitur baru untuk memberikan pengalaman pengguna semakin lengkap.
Salah satu fitur baru nan terdapat pada Mozy adalah tombol SOS. Dalam kondisi seperti kendaraan mogok, ban bocor, maupun kondisi darurat lainnya, pengguna jalan tol bisa menekan tombol tersebut untuk terhubung dengan support petugas, derek, alias jasa 24 jam. Setelah tombol SOS diaktifkan, petugas patroli maupun kendaraan derek bakal menuju letak pengguna dalam waktu sesingkat mungkin.
"Jadi betul-betul Mozy itu sebagai virtual assistant-nya si pengemudi, itu kelak nan bakal kita kembangkan. Memang dari hari ke hari kita sempurnakan fitur-fiturnya," ungkap Iwan.
Selain itu, Hutama Karya juga tengah mengembangkan jasa top up duit elektronik nan nantinya dapat mendukung lebih banyak bank. Melalui beragam upaya tersebut, Hutama Karya menargetkan aplikasi Mozy bisa menjangkau 5 juta pengguna.
Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero), Denny Abdi menjelaskan, aplikasi Mozy merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan kualitas jasa sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi di sektor infrastruktur. Menurutnya, seiring semakin luasnya jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, kebutuhan masyarakat terhadap jasa info digital juga bakal terus meningkat.
"Nah jika aplikasi ini, orang Indonesia itu kan terkenal salah satu nan paling banyak mengakses teknologi baik mobile phone maupun internet. Nah Mozy ini juga kudu bisa berdampingan nih kudu dilengkapi terus fitur-fiturnya. Jadi bukan hanya sebagai edukasi dan informasi, tetapi juga menjadi kawan para pengguna jalan untuk keselamatan mereka, untuk intermezo ketika mereka lelah, untuk informasi-informasi penting," jelasnya.
Asal tahu saja, Hutama Karya turut menghadirkan fitur intermezo berupa permainan (game) memory nan dapat dimainkan saat beristirahat di rest area. Permainan ini pun dilengkapi sistem leaderboard serta bingkisan nan bakal diberikan secara berkala kepada pengguna dengan ranking terbaik.
"Jadi angan saya ke depan, Mozy ini terus kita kembangkan lantaran sebagai perusahaan BUMN nan sedang menanjak, Hutama Karya juga kudu terus meningkatkan penggunaan teknologi, meningkatkan lagi efisiensi dan daya saing perusahaan," tegasnya.
Dengan pengembangan fitur nan terus dilakukan, Hutama Karya berambisi Mozy dapat menjadi platform digital utama nan mendukung pengalaman berkendara masyarakat di seluruh ruas jalan tol nan dikelola oleh perusahaan tersebut.
(rah/rah)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·