Banjir merendam jalur Pantura Semarang-Demak akibat air laut pasang (rob) di perairan utara cukup mengganggu transportasi.(MI/Akhmad Safuan)
HUJAN ringan berkesempatan mengguyur 5 wilayah di Jawa Tengah Jumat (17/7), gelombang tinggi di perairan utara mereda tetapi air laut pasang (rob) tetap berjalan hingga berakibat banjir di area pesisir di sejumlah wilayah di Pantura.
Sebagian besar wilayah di Jawa Tengah cerah berawan dan berawan sepanjang hari Jumat (17/7), penduduk diminta waspada kebakaran rimba dan lahan (karhutla), meskipun 5 wilayah terutama di area pegunungan dan dataran tinggi berkesempatan diguyur hujan ringan tidak merata dan berpotensi terjadi angin kencang.
Ketinggian gelombang di perairan selatan tetap mencapai 1,25-2,5 meter, sedangkan v di perairan utara sedikit mereda dengan ketinggian 0,5-1, 25 meter tetapi air laut pasang (rob) dengan ketinggian maksimum 1 meter tetap berjalan hingga mengakibatkan banjir di area pesisir di sejumlah wilayah di Pantura belum surut.
"Waspadai banjir di sejumlah wilayah di Pantura seperti Pati, Demak, Semarang dan Pekalongan belum ada tanda-tanda surut, akibat air laut pasang (rob) nan tetap berlangsung, " ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Herbuana Yoga W.
Meskipun gelombang tinggi di perairan untuk Jawa Tengah menurun, lanjut Herbuana Yoga, air laut pasang (rob) berjalan pada pukul 08.00-13.00 WIB berakibat banjir nan mencapai Jalur Pantura Semarang-Demak bakal mengganggu aktivitas penduduk seperti transportasi, bongkar muat peralatan di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Rany Puspita mengatakan di tengah musim tandus dan kondisi banyak wilayah mengalami kekeringan, hujan ringan berkesempatan turun di 5 daerah di Jawa Tengah pada Jumat (17/7) ialah Purwokerto, Purbalingga, Kajen, Slawi dan Bumiayu.
"Waspada terhadap musibah karhutla akkbat musim tandus ini, lantaran banyak tanaman dan cabang kering nan mudah terbakar, " kata Rany Puspita.
Selain itu penduduk juga diminta waspada terhadap angin kencang, ungkap Rany Puspita, lantaran angin pada umumnya bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 5-35 kilometer per jam, sedangkan duhu udara berkisar 16-33 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 45-95 persen. (H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·