ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, diharapkan bangkit pada Moto3 Jerman 2026, akhir pekan nanti, lantaran pernah juara di Sirkuit Sachsenring pada tahun lalu.
Veda Ega mempunyai modal bagus menjelang seri ke-11 Moto3 2026 dalam Moto3 Jerman di Sirkuit Sachsenring. Pasalnya Veda Ega pernah menang di sirkuit tersebut.
Kemenangan tersebut didapat Veda Ega saat tampil dalam Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Juli 2025. Dalam dua balapan di Sachsenring, Veda Ega mendapatkan hasil nan bagus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada race pertama, pembalap 17 tahun tersebut finis keempat, lampau dalam race kedua, Veda jadi pemenang. Dalam race kedua Red Bull Rookies Cup seri Sachsenring itu Veda Ega start dari posisi tujuh alias baris ketiga.
Usai start Veda Ega melesat ke posisi ketiga. Pada lap 2, Veda sudah menempati posisi pertama dalam balapan.
Veda Ega sempat turun posisi ke ranking ke-5 lampau ke-8. Veda juga melorot ke posisi ke-12 pada pertengahan balapan.
Saat balapan menyisakan 4 lap, Veda Ega kembali di posisi ke-4. Setelah menyalip Marco Morelli, Veda Ega lagi-lagi memimpin balapan.
Kecelakaan nan dialami Morelli dan Brian Uriarte saat balapan menyisakan 2 lap memberikan untung kepada Veda. Veda Ega akhirnya memenangkan Red Bull Rookies Cup seri Jerman 2025.
Kemenangan satu tahun silam itu bisa jadi penambah motivasi bagi Veda Ega dalam melakoni Moto3 Jerman 2026 setelah kecelakaan di Moto3 Belanda.
Karena kandas finis di Sirkuit Assen pada balapan sebelumnya, Veda Ega sekarang turun ranking ke posisi ketujuh klasemen Moto3 2026. Veda apalagi disalip pembalap Malaysia, Hakim Danish, nan di ranking keenam usai finis ketujuh di Moto3 Belanda.
(sry/jun)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
3









English (US) ·
Indonesian (ID) ·