Hasil Imbang Laga Uji Coba, Tavares Fokus Perkembangan Pemain.(Dok. Istimewa)
PERSEBAYA Surabaya memetik pelajaran berbobot dalam laga uji coba melawan PSIS Semarang nan berhujung seri 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Meski kandas meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri, pembimbing Persebaya, Bernardi Tavares, menegaskan bahwa hasil akhir bukanlah prioritas utama dalam fase persiapan tim saat ini.
Berbicara di Surabaya pada Senin (20/7), Tavares menyatakan bahwa pertandingan ini merupakan tolak ukur krusial untuk memandang sejauh mana perkembangan teknis dan bentuk para pemain Green Force. Ia sengaja memberikan menit bermain lebih banyak kepada sejumlah pemain untuk menguji kesiapan mereka sebelum kejuaraan resmi dimulai.
“Tidak perlu kecewa, uji coba kali ini untuk memandang perkembangan pemain dari teknis dan fisik. Soal hasil itu nomor dua,” ujar Bernardi Tavares.
Evaluasi Lini Pertahanan dan Penyelesaian Akhir
Meski memandang banyak perihal positif, Tavares memberikan catatan kritis terhadap performa anak asuhnya, terutama di sektor pertahanan. Dua gol nan bersarang ke gawang Persebaya dinilai sebagai akibat dari kesalahan nan semestinya bisa dihindari.
"Ada banyak perihal positif nan saya lihat. Kami bisa menciptakan banyak peluang. Namun ada juga perihal nan kudu segera diperbaiki, terutama dua gol nan kami kebobolan akibat kesalahan perseorangan dan kolektif nan semestinya bisa dihindari," jelas pembimbing asal Portugal tersebut.
Selain lini belakang, efektivitas di sepertiga akhir lapangan juga menjadi sorotan. Tavares menilai kecermatan dan pengambilan keputusan pemain dalam menuntaskan kesempatan tetap perlu ditingkatkan agar tim bisa tampil lebih klinis di kejuaraan resmi nanti.
Poin Evaluasi Bernardi Tavares:
- Kesalahan perseorangan dan kolektif di lini pertahanan.
- Akurasi penyelesaian akhir (finishing).
- Pengambilan keputusan di sepertiga akhir lapangan.
- Adaptasi pemain di bawah tekanan ribuan suporter.
Ujian Mental di Hadapan Bonek
Tavares juga mengapresiasi perlawanan nan diberikan oleh PSIS Semarang. Menurutnya, intensitas pertandingan nan tinggi sangat membantu proses pertimbangan tim. Bermain di Stadion GBT dengan support penuh Bonek dan Bonita memberikan atmosfer nan berbeda dibandingkan sesi latihan biasa.
“Saya mau memandang siapa saja nan bisa tampil di bawah tekanan pertandingan sesungguhnya,” tegasnya. Baginya, memandang mentalitas pemain saat ditonton ribuan pasang mata adalah info krusial untuk menentukan kerangka tim utama.
Menutup pernyataannya, Tavares optimistis bahwa sisa waktu nan ada sebelum liga bergulir cukup untuk membenahi segala kekurangan. Ia percaya pelajaran dari hasil seri ini bakal membikin kualitas permainan Green Force semakin meningkat dalam beberapa pekan ke depan. (FL/I-1)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·