Jakarta, CNBC Indonesia - Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menghasilkan produk berbobot adalah bagian dari perjalanan membangun usaha. Tantangan berikutnya, gimana pelaku UMKM bisa memperkenalkan merek dan produknya, sehingga dapat mengakses pasar dan menjangkau konsumen nan lebih luas.
Menjawab tantangan tersebut, melalui program PAS Sky Shop, PT Pertamina (Persero) dan PT Pelita Air Service (Pelita Air) bekerja-sama menghadirkan program jasa pengalaman shopping di atas pesawat nan memberikan ruang bagi UMKM bimbingan memperkenalkan dan memasarkan produk-produk unggulannya kepada ribuan penumpang Pelita Air di ketinggian lebih dari 35.000 kaki.
Lewat kehadiran PAS Sky Shop, saat ini masyarakat dapat menemukan dan membeli beragam produk lokal pilihan, hasil karya UMKM nan telah dikurasi saat terbang berbareng Pelita Air.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita menuturkan, UMKM mempunyai peran nan krusial dalam perekonomian Indonesia. Mengingat, mereka menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.
Selain itu, UMKM juga telah terbukti mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen penuh untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu penerapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan serta mendukung pencapaian Asta Cita Presiden, unik nya poin ke-3 mengenai Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan," ujar Arya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (24/7/2026).
Di samping itu, Arya menambahkan, kerjasama Pertamina Grup merupakan corak komitmen untuk memberikan ekosistem nan dapat mendukung UMKM untuk dapat terlibat dalam proses upaya korporasi sehingga mendukung tercapainya program pemerintah dalam pembuatan lapangan kerja berbobot dengan mendorong pertumbuhan industri imajinatif dan melanjutkan pembangunan infrastruktur.
"Pertamina berambisi dapat membantu para pengusaha lokal untuk semakin berkekuatan saing dan tumbuh berkembang secara berkepanjangan menjadi enterpreneur nan tangguh, berdikari dan kreatif," terangnya.
Sejalan dengan perihal tersebut, Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir atas kecintaan nan nyata terhadap produk original Indonesia. Menurutnya, sinergi Pelita Air dan Pertamina dalam menghubungkan pembinaan UMKM dengan akses pasar, membikin pertumbuhan upaya dapat melangkah beriringan dengan pemberdayaan ekonomi nasional.
Dirinya bilang, kecintaan kepada Indonesia kudu diwujudkan melalui tindakan nyata nan memberikan faedah berkelanjutan. Pertamina meyakini bahwa Pelita Air adalah saluran pemasaran nan tepat bagi UMKM bimbingan Pertamina untuk dapat dikenal lebih jauh oleh masyarakat.
"Kami percaya, ketika jasa penerbangan bisa menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk terus berkembang, maka disitulah konektivitas tak sekadar menghubungkan wilayah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian negeri," jelas Faik.
Salah satu UMKM nan berasosiasi dalam PAS Sky Shop adalah Bali Ayu Nature, produsen produk perawatan tubuh asal Bali. Founder Bali Ayu Nature, Komang Yatik, mengaku bangga lantaran produknya sekarang dapat dipasarkan kepada penumpang Pelita Air.
"Saya sangat bangga mendapat kesempatan ikut dalam program ini. Produk kami sekarang bisa terbang lebih tinggi berbareng Pelita Air. Semoga ke depan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga hingga pasar internasional," ungkapnya.
Komang menambahkan, sejak menjadi UMKM bimbingan Pertamina, usahanya memperoleh beragam pendampingan, mulai dari pelatihan, promosi, pameran hingga business matching nan mempertemukannya langsung dengan calon pembeli.
"Perkembangan upaya kami sangat terasa. Selain upaya semakin maju, kami juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Saat ini sekitar 90 persen tenaga kerja kami adalah ibu rumah tangga, sehingga program ini juga memberi akibat ekonomi bagi masyarakat sekitar," katanya.
Pelaku UMKM lainnya, Rosilawati, pendiri Uwaisgen asal Klungkung, Bali, juga merasakan faedah serupa. Melalui PAS Sky Shop, produk tas berbahan kain tenun tradisional Bali buatannya sekarang tersedia di dalam penerbangan Pelita Air.
"Bangga sekali lantaran karya kami bisa diapresiasi dan dibawa terbang ke beragam daerah. Program ini juga berakibat pada para pengrajin tenun tradisional nan sebagian besar adalah perempuan, sekaligus membuka lapangan kerja baru," ujarnya.
Sementara itu, founder Adabina Scarves, Heni Danasworo, menghadirkan koleksi hijab dan mukena eksklusif nan hanya dapat diperoleh di dalam penerbangan Pelita Air. Produk tersebut dirancang unik dengan mengusung tema Nusantara melalui motif batik bernuansa lembut.
"Saya betul-betul tidak menyangka produk kami bisa lolos kurasi dan dijual di dalam pesawat. Kami merancang unik hanya untuk Pelita Air, sehingga pengguna tidak bisa mendapatkannya di toko online maupun offline kami. Semoga produk ini diterima dengan baik oleh para penumpang dan semakin meningkatkan penjualan UMKM lokal," tutup Heni.
(rah/rah)
Addsource on Google

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·