Pertamina Perkuat Monitoring, Pastikan Pasokan BBM Aceh-Riau Terjaga

1 hari yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat monitoring operasional pengedaran BBM di seluruh wilayah kerjanya guna memastikan penyaluran daya kepada masyarakat tetap melangkah optimal. Monitoring dilakukan secara berkepanjangan di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau sebagai langkah menjaga keandalan pasokan sekaligus mengantisipasi beragam dinamika operasional di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa penguatan monitoring dilakukan secara menyeluruh agar setiap perkembangan operasional dapat direspons secara sigap sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

"Kami terus memperkuat monitoring di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada wilayah nan sebelumnya mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga di seluruh area jasa agar keandalan pasokan BBM tetap terjaga dan masyarakat dapat terus memperoleh jasa daya secara optimal," ujar Fahrougi dalam siaran persnya, Selasa (21/7/2026).

Di Provinsi Aceh, Pertamina terus mengoptimalkan operasional di Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM. Sebagai bagian dari penguatan operasional, jam jasa terminal ditingkatkan dari rata-rata 8 jam menjadi 14 jam per hari, termasuk operasional pada hari Minggu. Selain itu, gelombang pengiriman mobil tangki ditingkatkan hingga sekitar 65% untuk mendukung percepatan pengedaran BBM. Pertamina juga mengoptimalkan skema alih suplai antar terminal sehingga pasokan daya bagi masyarakat tetap terjaga.

Di Provinsi Riau, Pertamina secara berkala memantau kondisi stok BBM sekaligus memastikan kelancaran pengedaran melalui jalur logistik utama, termasuk Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), nan menjadi salah satu koridor krusial penyaluran menuju Fuel Terminal dan SPBU. Langkah tersebut dilakukan agar pengedaran berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Sementara itu, di Provinsi Kepulauan Riau, Pertamina memastikan kondisi stok BBM berada dalam keadaan kondusif serta penyaluran ke seluruh SPBU melangkah lancar. Monitoring dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga keandalan pengedaran di wilayah kepulauan sehingga kebutuhan daya masyarakat tetap terpenuhi.

Selain memperkuat monitoring di lapangan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus meningkatkan koordinasi lintas kegunaan dan bersinergi dengan pemerintah daerah, abdi negara keamanan, Hiswana Migas, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran pengedaran BBM di seluruh wilayah operasional.

"Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keandalan pengedaran energi. Pertamina bakal terus melakukan pertimbangan dan langkah-langkah antisipatif agar masyarakat tetap memperoleh jasa daya nan aman, lancar, dan berkelanjutan," tutup Fahrougi.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya