Truk-truk tangki BBM sedang mengisi muatan di Fuel Terminal Medan Group, Belawan, Rabu (15/7) malam.(Dok Istimewa)
PT Pertamina Patra Niaga menerapkan empat kebijakan unik dalam menangani krisis BBM nan tetap terjadi di Sumut. Keempatnya diterapkan untuk mempercepat pemulihan kesiapan stok BBM di SPBU.
Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo menyatakan, perusahaan telah menerapkan empat kebijakan unik untuk memastikan pasokan BBM ke SPBU kembali melangkah normal. Keempat kebijakan tersebut mencakup optimasi operasional terminal, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel serta perpanjangan jam operasional SPBU.
"Kami memastikan seluruh prasarana pengedaran di wilayah Sumatra Utara bekerja secara maksimal. Langkah-langkah ini merupakan upaya percepatan agar pengedaran BBM dapat kembali normal secepat mungkin," ungkapnya, di Medan, Kamis (16/7).
Adapun keempat kebijakan itu salah satunya dengan mengoptimalkan operasional Integrated Terminal Medan Group, Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran dan Integrated Terminal Lhokseumawe selama 24 jam penuh.
Kemudian menambah armada mobil tangki sebanyak 30 unit melalui skema spot charter. Selanjutnya menambah personel Awak Mobil Tangki (AMT) bekerja sama dengan TNI.
Dan kebijakan unik keempat adalah memerpanjang jam operasional SPBU. Sejumlah SPBU di wilayah terdampak Kota Medan sekarang dioperasikan selama 24 jam untuk memudahkan masyarakat mendapat BBM.
Hari mengeklaim stok BBM di Integrated Terminal Medan Group saat ini dalam kondisi aman. Dia juga membantah adanya rumor tindakan mogok kerja AMT di wilayah tersebut.
"Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran nan dapat mengganggu keandalan distribusi. Jika ada personel nan tidak menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan, perusahaan bakal mengambil tindakan tegas," katanya.
Dia juga mengaku pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, abdi negara penegak norma dan Hiswana Migas. Dia optimistis krisis ini dapat segera berhujung dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara wajar sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina.(H-2)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·