Pesantren-Sekolah Asrama Boleh Bikin Dapur SPPG Sendiri, Ini Syaratnya

1 jam yang lalu 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memutuskan pondok pesantren dan sekolah berbasis kepercayaan berasrama (boarding school) dengan jumlah santri alias siswa lebih dari 1.000 orang, sekarang diperbolehkan membangun dapur sendiri untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, dapur tersebut tetap wajib memenuhi standar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi terbatas (Rakortas) mengenai penyelenggaraan MBG, nan dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan berbareng kementerian dan lembaga terkait.

Zulhas mengatakan, kebijakan tersebut bermaksud mempermudah penyaluran MBG di lembaga pendidikan berasrama nan mempunyai jumlah santri besar.

"Tadi sudah diputuskan, pondok-pondok alias sekolah berbasis agama, dan nan boarding, nan di atas 1.000 ke atas mereka boleh bikin dapur, tapi standar SPPG gitu. Kalau di bawah itu dia kudu ikut SPPG nan terdekat. Nah itu memudahkan," kata Zulhas dalam konvensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

"Jadi misalnya pondok nan punya 2.000 siswa alias santri, nan boarding mungkin nan 2.000, mereka bisa buat dapur di tempatnya tetapi kudu standar dengan SPPG nan juga kelak punya SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi)," sambungnya.

Sementara, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan, pihaknya bakal melakukan pengecekan terhadap pondok pesantren nan bakal mengelola dapur MBG. Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh proses melangkah sesuai ketentuan dan menghindari kesalahpahaman di lapangan.

"Termasuk nan pondok pesantren kami juga cek. Dicek seperti apa gitu. Jangan sampai minta maaf, kadang-kadang pernyataan sedikit itu kemudian pemahamannya berbeda. Karena pemahaman berbeda ada oknum-oknum nan kemudian menjajakan jasa di level bawah. Jadi saya pastikan jika ada orang mengaku, orangnya siapapun kemudian bisa membantu, saya pastikan bohong. Jadi semua kita by system dan semuanya kita transparan semuanya," ujar Sudaryono dalam kesempatan nan sama.

Ia menegaskan seluruh proses penentuan dapur MBG dilakukan secara transparan melalui sistem nan telah disiapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya kepada pihak-pihak nan mengaku dapat membantu meloloskan pembangunan alias operasional dapur MBG.

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya