PLTU Tanjung Sauh Tambah Pasokan Listrik 300 MW untuk Batam-Bintan

3 hari yang lalu 8
PLTU Tanjung Sauh Tambah Pasokan Listrik 300 MW untuk Batam-Bintan PLTU Tanjung Sauh berkapasitas 300 MW menjadi penguat sistem kelistrikan Batam-Bintan untuk mendukung pertumbuhan industri, investasi, dan ekonomi digital kawasan.(MI/HENDRI KREMER)

SISTEM kelistrikan Batam-Bintan bakal semakin diperkuat dengan hadirnya tambahan pasokan listrik sebesar 300 megawatt (MW) dari PLTU Tanjung Sauh Unit 1 dan Unit 2. Pembangunan pembangkit ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan keandalan daya sekaligus mendukung pertumbuhan area industri dan investasi di Batam.

Penguatan kapabilitas daya tersebut merupakan hasil sinergi antara PT PLN (Persero) UID Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) berbareng PT Panbil Utilitas Sentosa melalui pembangunan PLTU Tanjung Sauh dengan kapabilitas total 2 x 150 MW.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) Layanan Khusus antara PLN dan PT Panbil Utilitas Sentosa. Dalam kerja sama tersebut, PLN menyediakan pasokan listrik tegangan tinggi sebesar 33 MVA untuk mendukung kebutuhan power backfeeding selama proses commissioning serta penyelesaian pembangunan PLTU Tanjung Sauh.

Setelah beraksi secara komersial, PLTU Tanjung Sauh bakal terintegrasi dengan sistem kelistrikan Batam-Bintan dan menambah kapabilitas pasokan listrik lokal. Tambahan daya ini diharapkan bisa memperkuat persediaan listrik serta meningkatkan elastisitas sistem dalam memenuhi kebutuhan daya nan terus berkembang.

Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu aspek krusial dalam mendukung pertumbuhan sektor industri strategis. Dengan tambahan kapabilitas tersebut, Batam semakin siap menarik investasi pada beragam sektor berbobot tambah tinggi, seperti pusat info (data center), manufaktur teknologi tinggi, semikonduktor, serta industri berbasis kepintaran buatan (Artificial Intelligence/AI).

Managing Director PT Panbil Utilitas Sentosa, Frans Richard Leonard, mengatakan support kelistrikan dari PLN menjadi bagian krusial dalam memastikan proses pengetesan hingga pengoperasian PLTU Tanjung Sauh melangkah sesuai rencana.

“Dukungan PLN menjadi fondasi krusial dalam proses commissioning hingga PLTU Tanjung Sauh dapat beraksi secara optimal. Kami berambisi proyek ini bisa menghadirkan sumber daya nan andal bagi area industri terpadu di Batam,” ujar Frans, Jumat (17/7).

Sementara itu, General Manager PLN UID WRKR, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa penguatan sistem kelistrikan Batam-Bintan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah dan peningkatan daya saing investasi.

“Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu aspek utama dalam meningkatkan daya saing kawasan. Melalui kerjasama dan solusi kelistrikan nan adaptif, PLN terus mendukung pengembangan daya lokal nan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Didik.

Menurutnya, peningkatan kapabilitas listrik di Batam-Bintan juga sejalan dengan upaya mendukung transformasi area menjadi pusat industri masa depan. Infrastruktur daya nan kuat bakal memberikan kepastian bagi penanammodal dalam mengembangkan industri digital dan teknologi tinggi.

Dengan tambahan pasokan listrik 300 MW dari PLTU Tanjung Sauh, Batam-Bintan semakin memperkuat posisinya sebagai area strategis nasional nan siap mendukung ekspansi industri, ekonomi digital, dan investasi teknologi di area Asia Tenggara.(H-2)

Selengkapnya