Kepolisian menyelidiki kematian taruna Akpol Semarang berinisial AMM.(Dok. Antara)
KEPOLISIAN masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang berinisial AMM. Korban ditemukan dalam kondisi terluka di kompleks lembaga pendidikan tersebut pada Kamis (30/7) malam.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Yuliyanto, mengonfirmasi kejadian tersebut di Semarang, Jumat (31/7). Ia menjelaskan bahwa korban sempat mendapatkan pertolongan medis sebelum dinyatakan meninggal dunia.
"Ditemukan dalam kondisi luka, sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tidak tertolong," ujar Yuliyanto dilansir dari Antara, Jumat (31/7).
Korban diketahui merupakan taruna asal wilayah pengiriman Polda Papua Barat. Saat ini, jenazah disemayamkan di RS Bhayangkara Semarang sembari menunggu proses penyerahan kepada pihak keluarga.
Pihak family dilaporkan telah menerima pemberitahuan mengenai kejadian ini dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah. Berdasarkan info kepolisian, jenazah AMM rencananya bakal dipulangkan ke Makassar untuk dimakamkan.
Terkait proses penyelidikan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi nan pertama kali menemukan korban. Namun, kepolisian belum memberikan konklusi akhir mengenai penyebab pasti kematian.
"Penyidik tetap mendalami penyebab kematian dan belum dapat menyampaikan konklusi mengenai peristiwa tersebut," tegas Yuliyanto.
Sebelum kejadian terjadi, AMM dijadwalkan untuk mengikuti latihan integrasi di Magelang. Kegiatan tersebut rencananya melibatkan taruna dari Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Angkatan Udara (AAU). (Ant/Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·