Polisi Tangkap Pencuri Motor Bersenjata Airsoft Gun di Tanjung Priok

4 hari yang lalu 8
Polisi Tangkap Pencuri Motor Bersenjata Airsoft Gun di Tanjung Priok Ilustrasi .(Antara)

APARAT Polsek Tanjung Priok sukses meringkus seorang pencuri sepeda motor berinisial DR di Jalan Swasembada Barat IV, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara

Dalam menjalankan tindakan kriminalnya, pelaku diketahui mempersenjatai diri dengan senjata airsoft gun.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AK Handam Samudro, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut terjadi pada malam hari dan menyasar kendaraan milik seorang penduduk setempat.

“Pelaku melakukan tindakan tersebut pada Kamis (16/7) sekitar pukul 20.00 WIB terhadap motor korban wanita nan merupakan penduduk Sungai Bambu,” kata Handam di Jakarta, Jumat (17/7).

KRONOLOGI PENANGKAPAN
Aksi pelaku sukses digagalkan setelah gerak-geriknya memicu kecurigaan penduduk di sekitar letak kejadian. 

Berdasarkan keterangan saksi, awalnya terlihat dua orang nan mencurigakan tengah mendekati sepeda motor milik korban.

Ketika saksi mencoba menegur, kedua pelaku langsung panik. Satu pelaku sukses melarikan diri, sementara DR sukses dikepung dan diamankan oleh penduduk nan berada di lokasi.

Warga kemudian segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas nan datang ke letak langsung membawa terduga pelaku ke Mapolsek Tanjung Priok beserta sejumlah peralatan bukti untuk proses norma lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, polisi menyita:

  •     Satu unit sepeda motor milik korban.
  •     Satu unit sepeda motor milik pelaku nan digunakan untuk beroperasi.
  •     Satu pucuk senjata airsoft gun.
  •     Satu set perangkat unik (kunci T) nan digunakan untuk membobol motor.

“Satu pucuk senjata airsoft gun dan satu set perangkat nan digunakan untuk mencuri motor,” ujar Handam.

BURU PELAKU LAIN
Saat ini, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan curanmor nan melibatkan pelaku DR. Polisi juga tengah mengumpulkan bukti-bukti penguat dari sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami juga melakukan pengembangan dan juga mengejar pelaku lainnya,” ungkap Handam. (Ant/P-2)

Selengkapnya