Polisi Usut Temuan Senjata Api dan Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel

56 menit yang lalu 2
Polisi Usut Temuan Senjata Api dan Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel Temuan berupa sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).( ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

KEPOLISIAN Resor Metro Jakarta Selatan mengusut tuntas temuan ratusan pucuk senjata api, airsoft gun, narkotika, hingga kepingan VCD porno di sebuah ruangan tertutup yayasan sekolah swasta di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, mengonfirmasi bahwa interogator telah menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai keberadaan barang-barang rawan tersebut di lingkungan sekolah.

"Benar, Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat mengenai temuan senjata nan terdiri dari air gun dan senjata api nan tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah di Pondok Pinang, Kebayoran Lama," ujar Joko di Jakarta, Kamis (6/8).

Joko menjelaskan, laporan dari pihak masyarakat diterima pada 15 Juli 2026. Namun, interogator Polres Metro Jakarta Selatan telah melangkah lebih sigap dengan membikin Laporan Polisi Model A sesaat setelah peristiwa itu terendus sebagai dasar penanganan awal penyelidikan.

“Sebelum adanya laporan polisi dari masyarakat, Polres Jakarta Selatan telah membikin Laporan Polisi Model A sesaat setelah ditemukannya kejadian tersebut,” ungkap Joko.

Kronologi Temuan Barang Bukti

Kasus ini mengemuka setelah pihak kuasa norma yayasan sekolah swasta, Hermawanto, mendatangi Mapolres Metro Jakarta Selatan untuk meminta pengusutan tuntas. Hermawanto membeberkan bahwa penemuan barang-barang tersebut berjalan dalam dua gelombang.

Penemuan pertama terjadi pada Jumat (10/7), saat pihak sekolah menemukan 995 pucuk senjata api, amunisi, serta beragam aksesori senjata. Penelusuran bersambung pada Rabu (5/8), ketika pengurus sekolah kembali menemukan tambahan senjata, narkoba jenis sabu dan ganja, hingga kepingan VCD porno.

"Jadi, kami perlu informasikan kepada masyarakat bahwa lantaran ini ada senjata nan jumlahnya sangat banyak, nyaris seribu senjata, maka kami mau perkara ini segera ditindaklanjuti secara serius oleh Polres Metro Jakarta Selatan," pukas Hermawanto.

Saat ini, Polres Metro Jakarta Selatan tetap mengintensifkan proses penyelidikan untuk mendalami asal-usul peralatan serta pemilik ruangan terkunci tersebut. Kepolisian belum merinci jumlah pasti dari keseluruhan jenis senjata nan disita. (Ant/P-4)

Selengkapnya