Pos Indonesia Layani 600.000 Pensiunan per Bulan, IBSW: Wujud Birokrasi yang Melayani

3 jam yang lalu 2

loading...

Pegawai PT Pos Indonesia (Persero) membantu lansia mencairkan biaya pensiun di Kantorpos Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/2025). Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) mencatatkan nomor pelayanan dalam ekosistem penyaluran pensiun nasional. Sebagai mitra bayar nan telah dipercaya selama bertahun-tahun oleh PT Taspen (Persero) untuk pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PT Asabri (Persero) untuk pensiunan TNI serta Polri, Pos Indonesia saat ini melayani pembayaran pensiun bagi lebih dari 600.000 penerima faedah setiap bulannya melalui jaringan 4.000 titik Kantor Pos di seluruh Indonesia.

Angka itu menjadikan Pos Indonesia sebagai mitra bayar pensiun terbesar di luar jalur perbankan. Dari total 3,25 juta pensiunan ASN nan terdaftar di Taspen per Juni 2026 nan disalurkan melalui 46 mitra bayar, Pos Indonesia menangani porsi nan substansial.

Kepercayaan ini terus meningkat, pada pertengahan 2025, sebanyak 142.000 pensiunan Taspen nan sebelumnya menerima pembayaran melalui jalur perbankan turut dialihkan ke Kantor Pos, menambah ratusan ribu pensiunan Taspen dan Asabri nan sudah lebih dulu dilayani. Layanan pembayaran pensiun di Kantor Pos dirancang elastis untuk mengakomodasi kebutuhan pensiunan nan beragam.

Baca juga: Pos Indonesia Bayar Imbal Hasil Sukuk Ijarah Senilai Rp24,12 Miliar

Tersedia empat metode pencairan: pengambilan langsung di loket Kantor Pos, pencairan digital melalui aplikasi Pospay, penarikan tunai di gerai Indomaret menggunakan kode transaksi Pospay, serta jasa antar langsung ke rumah bagi pensiunan lanjut usia alias nan berhalangan datang lantaran kondisi kesehatan. Bagi pensiunan nan tidak dapat datang sendiri, pencairan juga dapat dikuasakan kepada pihak lain sesuai ketentuan nan berlaku.

Selengkapnya