Prabowo Bakal Luncurkan Wajib "BBM Baru" B50, Catat Tanggalnya

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNBC Indonesia - Mulai 1 Juli 2026 pemerintah resmi memberlakukan penerapan BBM Biodisel B50. Namun rencananya Presiden Prabowo Subianto bakal meresmikan secara langsung peluncuran bahan bakar berbasis minyak kelapa sawit ini.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) M. Qodari kepada wartawan, Kamis (2/7/2026). Implementasi B50 diklaim dapat memperkuat ketahanan daya nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.

"Ini info kepada kawan-kawan media, adapun peluncuran resminya bakal dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 - 2 minggu ke depan. Kalau tidak salah rencananya tanggal 9 (Juli), tapi kelak bisa dikonfirmasi ulang," kata Qodari, saat Konferensi Pers Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Kantor Bakom.

Qodari mengatakan arah pengembangan itu menjadi bagian dari road map transisi daya untuk meningkatkan bauran daya baru terbarukan. Selain itu juga mengurangi ketergantungan terhadap daya fosil secara bertahap, hingga mendukung ekonomi hijau untuk mencapai sasaran net zero emission.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menjabarkan peresemian BBM dicampur minyak sawit 50% itu memang menunggu agenda dari presiden.

"Di awal Juli ini, lantaran bakal diresmikan langsung oleh Presiden nantinya. Dan rencananya bakal di launching di salah satu SPBU," terang Dwi Anggia di Kantor Kementerian ESDM, Selasa (30/6/2026).

Jika sudah diresmikan, maka seluruh SPBU di Indonesia serentak bakal mengimplementasikan BBM baru RI B50 ini. Namun, bakal ada tahapan pengharmonisan selama tiga bulan.

Hal ini ini untuk menghabiskan stok B40 nan tetap tersedia di SPBU. "Penyesuaian 3 bulan. Untuk ngabisin stok-stok B40 nan lama, sekali lagi untuk memastikan distribusinya ke daerah, masuk dulu lancar," tegas Anggia.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya