Presiden Prabowo Subianto (tengah).(Antara)
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta seluruh menteri Kabinet Merah Putih tidak gentar menghadapi beragam persoalan bangsa, serta tetap percaya diri lantaran pemerintah telah menyelesaikan banyak masalah strategis selama 18 bulan jalannya pemerintahan.
"Kita diberi mandat oleh rakyat untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah. Jadi, kita tidak boleh takut dengan masalah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan, kita tidak boleh takut dengan kekurangan," kata Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).
Presiden mengatakan seluruh jejeran kabinet dipilih untuk mencari solusi atas beragam tantangan nan dihadapi Indonesia, mulai dari keterbatasan lapangan kerja, kemiskinan, hingga ketimpangan di masyarakat.
Menurut Presiden, pemerintah memahami persoalan-persoalan tersebut merupakan tantangan nyata nan kudu diselesaikan, bukan dihindari. Prabowo mengakui setelah memimpin pemerintahan, dirinya mendapati sejumlah persoalan mempunyai dengan skala nan jauh lebih besar dibandingkan perkiraan awal, termasuk kebocoran ekonomi nan telah berjalan bertahun-tahun.
Meski demikian, Presiden menilai pemerintah telah mencatat kemajuan dalam menyelesaikan beragam persoalan tersebut. Kepala Negara mengatakan hasil kerja itu perlu diakui sebagai corak penghargaan terhadap upaya seluruh jejeran kabinet.
Prabowo menegaskan bahwa sikap rendah hati tidak berfaedah pemerintah mengabaikan capaian nan telah diraih. Menurut Presiden, bangsa Indonesia kudu bisa menghargai keberhasilannya sendiri andaikan mau memperoleh penghormatan dari bangsa lain.
"Tetapi, jika kita berprestasi, kita kudu akui bahwa kita berprestasi, tidak ada bangsa lain nan bakal menghormati kita, jika kita tidak menghormati bangsa kita sendiri," ujar Prabowo.
Presiden menambahkan bahwa bangsa nan besar adalah bangsa nan bisa menghormati dan menghargai pahlawan-pahlawannya.
Sidang Kabinet Paripurna pertengahan tahun digelar sebagai forum pertimbangan penyelenggaraan program pemerintah menjelang pidato kenegaraan Presiden pada Agustus 2026.
Dalam sidang tersebut, Presiden Prabowo juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah di bagian pangan, energi, dan perekonomian sebagai bagian dari pertimbangan keahlian Kabinet Merah Putih. (Ant/P-3)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·