Prabowo Sebut telah Tuntaskan 110 Masalah Bangsa

1 hari yang lalu 4
Prabowo Sebut telah Tuntaskan 110 Masalah Bangsa Ilustrasi Rapat Kabinet Paripurna, Istana, Jakarta, Senin (20/7)(Biro Pers Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menyelesaikan hingga 110 persoalan strategis selama 18 bulan pertama masa pemerintahan, nan dinilai sebagai prestasi besar.

"Mungkin hitungan kita terakhir lebih dari 108 masalah, 110 masalah nan kita selesaikan dalam satu tahun lebih, 18 bulan pemerintahan kita. Ini prestasi nan bukan kecil," kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).

Presiden mengatakan beragam capaian tersebut diraih tanpa membikin pemerintah menjadi besar kepala. Menurut dia, sikap rendah hati tetap kudu dijaga meski pemerintah sukses menyelesaikan banyak persoalan.

"Kita rendah hati, kita tidak mau menepuk-nepuk dada, kita tidak mau dan kita tidak boleh besar kepala," kata Presiden.

Dalam sidang tersebut, Prabowo kemudian meminta kitab nan memuat daftar penyelesaian beragam persoalan strategis segera dibagikan kepada seluruh peserta sidang.

Ketika mengetahui kitab tersebut belum berada di tangan seluruh peserta, Presiden kembali meminta agar arsip tersebut segera dibagikan. "Dibagikan, bukan disiapkan, saya minta dibagikan. Jadi, ada di depan para menteri dan wakil menteri," kata Prabowo.

Presiden menegaskan beragam capaian tersebut merupakan hasil kerja berbareng seluruh personil Kabinet Merah Putih selama nyaris dua tahun terakhir.

Menurut dia, pemerintah telah mencatat kemajuan dalam menyelesaikan beragam persoalan tersebut. Ia mengatakan hasil kerja itu perlu diakui sebagai corak penghargaan terhadap upaya seluruh jejeran kabinet.

Presiden mengharapkan bangsa Indonesia bisa menghargai keberhasilan negaranya sendiri andaikan mau memperoleh penghormatan dari bangsa lain. "Prestasi kita cukup besar. Prestasi kita kelak sejarah bakal mencatat," ujar Prabowo.

Sidang Kabinet Paripurna pertengahan tahun digelar sebagai forum pertimbangan keahlian pemerintah menjelang pidato kenegaraan Presiden pada Agustus 2026. (Ant/P-3)

Selengkapnya