ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan tetap berkesempatan turun di tujuh wilayah Jawa Tengah pada Selasa (21/7), meskipun saat ini tengah memasuki musim kemarau. Di sisi lain, kondisi perairan utara mulai membaik dengan meredanya pasang air laut (rob) dan penurunan tinggi gelombang.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Winda Ratri, menjelaskan bahwa pada pagi hingga siang hari, cuaca di Jawa Tengah umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun, memasuki sore hingga awal malam, hujan ringan diprediksi mengguyur area pegunungan dan dataran tinggi.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
Berdasarkan info BMKG, berikut adalah tujuh wilayah nan berkesempatan mengalami hujan ringan:
- Purbalingga
- Banjarnegara
- Mungkid
- Batang
- Kajen
- Slawi
- Bumiayu
Winda mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). "Waspadai kebakaran rimba dan lahan lantaran banyak tanaman dan pohon kering di tengah musim tandus nan diperkirakan berjalan cukup lama ini," tambahnya.
Kondisi Perairan dan Gelombang Laut
Kabar baik datang dari perairan utara Jawa Tengah. Ketinggian pasang air laut (rob) dilaporkan mereda dengan maksimum 0,8 meter. Tinggi gelombang di laut utara juga menurun ke kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. Meski demikian, banjir rob di beberapa titik pesisir Pantura dilaporkan belum sepenuhnya surut akibat dampak pasang tinggi beberapa hari sebelumnya.
Kondisi berbeda terjadi di perairan selatan Jawa Tengah. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini, memperingatkan bahwa akibat pelayaran tetap tinggi di wilayah tersebut.
| Tinggi Gelombang Selatan | 1,25 - 2,5 Meter |
| Kecepatan Angin | 5 - 35 km/jam (Timur ke Selatan) |
| Suhu Udara | 16 - 33 Derajat Celcius |
| Kelembaban Udara | 45 - 95 Persen |
BMKG mengimbau operator pelayaran, mulai dari kapal nelayan, tongkang, hingga pikulan penumpang, untuk tetap waspada. Kecepatan angin nan mencapai di atas 15 knot di beberapa titik dinilai sangat berisiko bagi aktivitas di laut.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·