Pramono Bertemu Seskab, Minta Presiden Dukungan Peresmian Infrastruktur

1 jam yang lalu 5
Pramono Bertemu Seskab, Minta Presiden Dukungan Peresmian Infrastruktur Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan sambutan saat peresmian prasarana terpadu Ancol-JIS di Stasiun KRL JIS, Jakarta, Senin (22/6/2026). Gubernur Jakarta secara resmi meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) nan menghubungkan kawa(MI/Usman Iskandar.)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung berjumpa dengan Sekretaris Kabinet (SeskabTeddy Indra Wijaya, di Kantor Sekretaris Kabinet, Jakarta, Senin (27/7). Ia mengatakan pertemuan tersebutmembahas percepatan penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur nan bakal diresmikan dalam waktu dekat.

“Memang betul pagi tadi saya berjumpa dengan Bapak Seskab di Kantor Sekretariat Kabinet. Saya 9 tahun lebih ada di sana, dan tentunya dalam rangka kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Jakarta berangkaian dengan Jakarta sebagai dunia city dalam rangka memperbaiki prasarana nan ada,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/7).

Menurut dia, sinergi antara pemerintah pusat dan wilayah menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan beragam akomodasi publik di Jakarta.

“Dalam waktu dekat juga bakal ada beberapa akomodasi nan ada di Jakarta nan bersama-sama dengan Pemerintah Pusat mudah-mudahan segera diresmikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk bisa meresmikan LRT Jakarta Fase 1B nan tetap menyisakan stasiun Rawamangun hingga Manggarai. 

Pramono mengatakan Stasiun Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, Manggarai merupakan lanjutan Fase 1B nan bakal beraksi pada Agustus 2026. 

Menurutnya, proyek transportasi nan dibangun sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu bakal menjadi legasi krusial nan mengubah wajah transportasi ibu kota.

Ia mengatakan, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B nan dikelola PT Jakarta Propertindo (Jakpro) melalui anak usahanya, PT LRT Jakarta, sekarang telah mencapai progres 95 persen.

“Sekarang ini progresnya sudah 95 persen dan kita mengharapkan pada bulan Agustus bisa diresmikan oleh Bapak Presiden,” kata Pramono di Jakarta Timur, Selasa (14/7).

Ia menilai, peresmian oleh Presiden Prabowo mempunyai makna simbolis lantaran proyek tersebut merupakan tonggak baru pengembangan transportasi publik Jakarta.

“Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini bakal menjadi milestone ataupun legasi nan mengubah wajah Jakarta,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini konektivitas dari area utara menuju pusat Jakarta tetap terkendala kemacetan nan tinggi. Kehadiran LRT Jakarta diharapkan menjadi solusi mobilitas masyarakat.

“Selama ini utara ke pusat itu sering kali menghadapi kemacetan nan luar biasa,” tuturnya. (H-4)

Selengkapnya